University of Exeter di Inggris akan membuka program MA atau setara S-2 bernama Magic and Occult Science. Jika diterjemahkan, program ini akan mempelajari tentang sihir dan ilmu gaib.
Banyak orang kemudian mengaitkan program studi ini dengan Harry Potter, tokoh fantasi yang jago sihir dalam serial Harry Potter yang ditulis oleh J.K. Rowling.
Namun, berbeda dengan pelajaran yang didapat Harry Potter saat bersekolah di Hogwarts, di sini mahasiswa tidak akan belajar tentang mantra atau pun jampi-jampi.
Dikutip dari informasi yang dibagikan akun @volix.media, kuliah multidisiplin ini lebih bertujuan untuk menelusuri sejarah ilmu sihir dan ilmu gaib di berbagai jenis masyarakat di seluruh dunia, serta dampaknya pada ilmu pengetahuan.
Dalam kuliah ini mahasiswa akan belajar sejarah, sastra, filsafat, arkeologi, sosiologi, psikologi, drama, serta agama untuk mempelajari peran ilmu gaib dan okultisme di peradaban Barat dan Timur.
Profesor Emily Selove, yang memimpin program ini, menyebut bahwa kehadiran program MA ini dikarenakan adanya lonjakan minat terhadap ilmu sihir baru-baru ini.
"Sihir dan ilmu gaib telah dan tetap menjadi bagian yang sangat besar dalam budaya Barat, dan adalah bodoh untuk menyangkal hal ini atau menolak untuk menanggapinya dengan serius. Studi yang cermat mengenai subjek-subjek ini memungkinkan kita untuk memeriksa kembali hubungan manusia dengan alam dan budaya manusia yang berbeda satu sama lain," ujar Selove, melansir laman Evening Standard, Sabtu (7/10/2023).
Untuk mengikuti program ini secara penuh waktu selama satu tahun, kamu harus membayar GB£24.300 atau sekitar Rp460 juta rupiah. Masih ada waktu untuk menabung, karena program ini baru akan siap menerima mahasiswa baru pada September 2024 mendatang.
Baca Juga: Teka-teki Celana Jessica Wongso Terungkap, Otto Hasibuan: Tidak Dibuang!