Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 15 Februari 2026 | 20:38 WIB
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
Sambut Natal, ASHTA District 8 hadirkan Heineken Christmas Garden (Dok. Heineken)
baca 10 detik
  • Heineken akan memangkas 5.000 hingga 6.000 pekerjaan global selama dua tahun akibat penurunan laba perusahaan.
  • Penurunan volume penjualan bir sebesar 2,4 persen pada 2025 memaksa perusahaan mengurangi beban operasional.
  • PHK akan menyasar posisi pembuatan bir dan kerah putih untuk memperkuat operasi dan investasi pertumbuhan.

Suara.com - Produsen minuman beralkohol, Heineken, berencana memangkas hingga 6.000 pekerjaan dari tenaga kerja di seluruh dunia. Hal ini seiring dengan anjloknya laba yang diperoleh perusahaan.

Apalagi, penjualan bir dan persaingan yang ketat membuat Heineken harus memangkas beban operasional.  Tercatat, penjualan volume bir turun 2,4 persen pada 2025.

Kepala Keuangan Heineken, Harold van den Broek mengatakan mereka yang di PHK berasal dari sektor pembuatan bir dan posisi kerah putih.

Total ada 87 ribu karyawan Heineken di seluruh dunia. Perusahaan mengatakan tengah menghadapi kondisi pasar yang menantang.

"Kami benar-benar melakukan ini untuk memperkuat operasi kami dan untuk dapat berinvestasi dalam pertumbuhan," kata kepala keuangan Heineken, Harold van den Broek dilansir dari Reuters, Minggu (15/2/2026).

Di tengah ekonomi yang tidak pasti, mencari pekerjaan kini terasa semakin sulit. Banyak perusahaan melakukan efisiensi, rekrutmen dibatasi, bahkan sebagian mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran [Suara.com]
Di tengah ekonomi yang tidak pasti, mencari pekerjaan kini terasa semakin sulit. Banyak perusahaan melakukan efisiensi, rekrutmen dibatasi, bahkan sebagian mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran [Suara.com]

Heineken mengatakan upaya peningkatan produktivitasnya akan menghasilkan penghematan dan mengurangi jumlah karyawannya di seluruh dunia sebanyak 5.000 hingga 6.000. Pemangkasan ini akan dilakukan selama dua tahun ke depan.

Beberapa pengurangan akan difokuskan pada Eropa atau pasar non-prioritas yang menawarkan prospek pertumbuhan yang lebih rendah.  

Beberapa juga akan dihasilkan dari inisiatif yang telah diumumkan sebelumnya yang menargetkan jaringan pasokan Heineken, kantor pusat, dan unit bisnis regional.

Sementara itu, perusahaan  pun berjanji untuk memberikan pertumbuhan yang lebih tinggi dengan sumber daya yang lebih sedikit karena berupaya menenangkan investor yang tidak puas yang mengatakan bahwa perusahaan telah tertinggal dalam hal efisiensi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNLI Cetak Laba Rp3,6 Triliun, Total Simpanan Nasabah Naik

BNLI Cetak Laba Rp3,6 Triliun, Total Simpanan Nasabah Naik

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:49 WIB

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:55 WIB

Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi

Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×