Mesir telah membuka pintu perlintasan perbatasan Rafah dari Gaza ke Mesir untuk semua warga asing yang terjebak di kawasan yang dilanda konflik pada tanggal 16 Oktober. Hal ini dilaporkan oleh stasiun berita, yang mengutip seorang pejabat Palestina.
Dikutip dari Sputnik, laporan tersebut menambahkan bahwa perlintasan perbatasan ini akan dibuka pada pukul 06:00 GMT. Seiring dengan pembukaan perlintasan perbatasan kepada warga asing, pengiriman bantuan kemanusiaan dari Mesir ke Gaza juga akan dimulai, seperti yang dilaporkan oleh stasiun berita tersebut.
Pada tanggal 7 Oktober, kelompok Palestina, Hamas, melancarkan serangan roket besar-besaran secara mengejutkan terhadap Israel dari Jalur Gaza. Hal ini mendorong Israel untuk menyatakan keadaan perang pada hari berikutnya dan melancarkan serangan balasan.
Pada hari Senin, Israel memerintahkan blokade total Jalur Gaza, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2 juta penduduk, dengan memutus pasokan air, makanan, dan bahan bakar. Sejak awal konflik, banyak negara telah melakukan evakuasi warganya dari zona konflik tersebut.