Saat ini, sepak bola bukan lagi sekadar hobi, tapi bisa jadi kesempatan untuk berkarier. Seiring dengan meroketnya popularitas olahraga yang satu ini, semakin banyak anak-anak dan remaja yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional.
Nah, jika anak Anda termasuk salah satu yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, wajib simak tips langsung dari para pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang baru-baru ini bermain dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam. Mereka adalah Elkan Baggot, Rafael Struick, dan Pratama Arhan.
Dalam sebuah acara kerja sama PSSI dan PT Freeport Indonesia (PTFI) selaku sponsor utama PSSI di Jakarta, ketiganya membagikan beberapa kiat sukses mereka untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Yuk, simak.
1. Disiplin
Disiplin sangat penting bagi pemain sepak bola, tidak hanya dalam karier, tetapi juga dalam pembentukan kepribadian sehari-hari.
Pratama Arhan menegaskan pentingnya tanggung jawab dan disiplin, terutama bagi pemain muda di Indonesia. Menurut Arhan, kerja keras, tanggung jawab, dan disiplin adalah beberapa elemen kunci yang diperlukan untuk menjaga konsistensi guna mencapai tujuan jangka panjang.
2. Nikmati setiap proses
Menurut ketiga pemain Timnas Indonesia ini, menikmati setiap proses dalam perjalanan menjadi pemain sepak bola profesional sangat penting.
Rafael Struick dan Elkan Baggott menekankan pentingnya menikmati permainan dan seluruh proses bermain sepak bola, tidak hanya di dalam keberhasilan, tetapi juga di dalam kegagalan.
Baca Juga: Viral Pria Ogah Bayar Belanjaan di Minimarket, Malah Nunjukin Kartu Ormas: Setara Blackcard?
"Jika kalian mencoba menikmati permainannya, maka kalian akan memiliki peluang lebih besar untuk terus menjadi lebih baik,” kata Elkan Baggot.
3. Tingkatkan kepercayaan diri
Percaya diri adalah salah satu kunci utama kesuksesan pemain sepak bola profesional. Menurut Pratama Arhan, pemain harus memiliki rasa percaya diri tinggi, baik di lapangan, maupun di luar lapangan.
Selain melalui latihan keterampilan dan teknik sepak bola, kepercayaan diri juga harus dibentuk melalui berbagai latihan mental, seperti teknik pemikiran positif terhadap diri sendiri, visualisasi sukses, maupun pengelolaan tingkat stres.
4. Berlatih sejak dini
Sekolah Sepak Bola (SSB) menjadi detak jantung pembinaan dunia sepak bola bagi anak usia dini. Melalui SSB, anak-anak tidak hanya berlatih secara fisik namun juga dalam hal pembentukan sikap dan kepribadian yang menjadi dasar kuat bagi pemain sepak bola yang berkualitas. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan akses terhadap pelatih-pelatih berpengalaman di SSB.