Partai Golkar resmi mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Menurut Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengingatkannya kepada sosok Sutan Sjahrir, yang pernah menjadi Perdana Menteri (PM) Indonesia pada tahun 1945 silam.
Menurut Airlangga, politikus dan perdana menteri pertama Indonesia itu menjadi pemimpin di usianya yang masih 36 tahun.
"Kenapa Partai Golkar berpikir anak muda? Kita punya sejarah, contohnya Sutan Sjahrir menjadi PM pertama sejak Indonesia diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta. Umur Sutan Sjahrir 36 tahun. Dan Sutan Sjahrir adalah Kepala Eksekutif atau kepala pemerintahan," kata Airlangga dalam Rapimnas II Partai Golkar di Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023).
Karena latar itulah, Airlangga pun berpikir bahwa anak muda bisa membawa Indonesia lebih baik ke depan, karena sudah ada contoh di masa lalu.
Menurutnya, kalau Sutan Sjahrir bisa, maka anak muda yang berusia di bawah 40 tahun pun pasti bisa mendampingi Prabowo Subianto.
Pendapat Airlangga itu langsung mendapat banyak tanggapan dari warganet, seperti dikutip dari akun Instagram @frix.id. Tak sedikit yang menyanggah ataupun tak sepenuhnya setuju dengan analogi yang disampaikan Airlangga.
"Kok disamakan dengan Sjahrir. Sjahrir berjuang dengan keringat, bukan karena bokap," komentar warganet.
"Cocoklogi...," timpal warganet yang lain.
Baca Juga: Amanda Manopo Tak Mau Terima Makanan dari Fans, Apa Alasannya?
"Sutan Sjahrir perjalanan hidupnya dari kecil sampe gede di momen penjajahan coy, ojo dibandingke," kata warganet.
"Sebecanda ini emang ngurus negara? Yang korban kita-kita, capek jadi kelinci percobaan mulu," komentar warganet lainnya.