Ria Ricis, seorang YouTuber terkenal, sempat berbagi kisah mengenai pola asuh yang diterapkan oleh orang tuanya. Melalui video bersama Teuku Ryan, Ricis menceritakan bagaimana dukungan dan kebebasan yang diberikan oleh orang tua turut membentuk karir dan kepribadian anak mereka.
Dikutip dari Hops, dalam video tersebut, Ricis membacakan komentar warganet yang ingin tahu tentang ekstrakurikuler yang pernah diikuti selama masa sekolahnya. Rupanya, Ricis telah aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler sejak Taman Kanak-Kanak, termasuk menari dan olahraga.
Orang tua Ricis, dengan dukungan penuh, telah memasukkan anaknya ke berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Bahkan di Sekolah Dasar, Ricis aktif dalam kasti, badminton, berenang, dan berbagai kegiatan lainnya. Ia lebih memilih fokus pada ekstrakurikuler daripada pada bidang akademik seperti matematika atau Bahasa Indonesia.
Ria Ricis menyampaikan bahwa kedua orang tuanya memberikan kebebasan padanya untuk memilih bidang yang diinginkannya. "Alhamdulillahnya papah sama ibu itu pernah bilang, yaudah adek sukanya di bidang apa, tapi harus berhasil," ujar Ricis mengenang kata-kata orang tuanya.
Dengan dukungan dan izin tersebut, Ria Ricis berhasil memenangkan berbagai lomba, termasuk lomba biola, sekolah modeling, dan lomba mewarnai. Ia juga menjadi anggota cheerleader. Meskipun demikian, di balik prestasinya, Ricis mengungkapkan momen kocak ketika ia tidak ingin berangkat sekolah dan diizinkan oleh ibunya karena kelelahan setelah mengikuti lomba.
"Sabtu Minggu kan ada lomba, Senin-nya pasti capek lah, apalagi Minggu sampai tengah malam. Jadi di Senin paginya ditanyain, dek bangun, mau sekolah gak, enggak bu, capek," kata Ricis.
Ria Ricis menekankan bahwa potensi anak berbeda-beda, dan para orang tua sebaiknya mendukung dan memahami keinginan serta kelelahan anak-anak mereka. Meskipun kemampuan akademiknya mungkin kurang, Ricis menyatakan bahwa belajar adalah hal yang wajib.
Dengan cara ini, orang tua Ria Ricis memberikan contoh bahwa memberikan kebebasan kepada anak untuk mengejar minat dan bakat mereka dapat membentuk pribadi yang kreatif dan berprestasi.
Baca Juga: Ini Deretan Sebab Timnas Indonesia Susah Menang di Filipina, Kini Jadi Juru Kunci Grup F