'Kicauan' Panda Nababan, SBY Pernah Desak Kejagung Setop Periksa Surya Paloh Terkait Dugaan Kasus BLBI

manado

Sabtu, 19 November 2022 | 20:47 WIB
'Kicauan' Panda Nababan, SBY Pernah Desak Kejagung Setop Periksa Surya Paloh Terkait Dugaan Kasus BLBI
Surya Paloh dan SBY (Kolase)

Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan blak-blakan mengungkap kisah intervensi presiden terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Namun ada satu kisah yang begitu diingatnya, bahkan dilabeli konyol oleh jurnalis senior tersebut, yakni ketika Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengintervensi pemeriksaan terkait kasus BLBI yang melibatkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

"Yang paling menyolok waktu kasusnya Surya Paloh, BLBI Hotel Tiara. Waktu itu kebetulan saya bertandang ke tempat Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi," ujar Panda, dikutip Suara Manado dari kanal YouTube Keadilan TV, Sabtu (19/11/2022).

Saat itu ia mengaku melihat kedatangan Jampidsus Kejagung. Panda kemudian bertanya kepada Sudi penyebab sampai harus berdiskusi dengan perwakilan Kejagung.

"Saya disuruh panggil dia, supaya setop pemeriksaan Surya Paloh," kata Panda menirukan ucapan Sudi saat itu. "Ya dulu diminta diperiksa ada kasus BLBI Hotel Tiara Medan."

Panda tentu semakin bertanya-tanya, mengapa sampai pemerintah harus ikut campur pemeriksaan kasus hukum seperti itu.

Usut punya usut, rupanya SBY saat itu tidak tahan dengan serangan lewat media yang dikelola Paloh.

"Presiden nggak tahan serangan-serangan dari Metro TV sama dari media. Daripada berkepanjangan ribut, dia suruh setop saja," tutur Panda.

Kisah ini kemudian dikonfirmasi ulang kepada Paloh, yang ternyata mendapat respons tidak terduga.

baca juga

"Saya cerita itu ke Surya Paloh, 'Sur kau pernah diperiksa Kejaksaan?' (dijawab) 'Iya pernah sekali, (sekarang) ya udah enggak lagi'," kata Panda.

"Ada cerita begini lho. Ketawa dia, 'Iya, Pan, aku udah tahu itu'," sambung Panda. "Ya itulah cerita intervensi yang konyol."

Namun ternyata bukan sekali ini saja Paloh menggunakan kekuasaannya untuk menekan pemerintah. Sebab menurut Panda, Paloh juga memaksa Presiden Joko Widodo untuk tidak mengganti Jaksa Agung.

Saat itu adalah HM Prasetyo yang menjabat sebagai Jaksa Agung dan merupakan kader Partai NasDem. Lalu sekitar tahun 2016 atau 2017, Jokowi berniat untuk mengganti HM Prasetyo.

"Surya Paloh cerita ke saya, 'Jaksa Agung-nya kalau diganti, saya sudah bilang ke Presiden, NasDem akan mundur tidak mendukung pemerintahan Jokowi'," terang Panda.

"Ya enggaklah, itu kan mewakili kami, on behalf-nya Partai NasDem, ya enggak bisa (diganti). Aku tanya ke Presiden Jokowi, 'Betul nggak? Terus ada suatu ancaman dukungan NasDem akan ditarik kalau Jaksa Agung dicopot?'" sambungnya.

Saat itu Jokowi menunjukkan sikap tidak ambil pusing meskipun HM Prasetyo nyatanya tak dicopot hingga tahun 2019.

"Tapi terus terang aja ada hikmahnya. Pada periode Prasetyo dan periode Burhanuddin, hitam putih. Bagaimana prestasi Jaksa Agung yang sekarang, spektakuler, signifikan, berani, dan tegas. Itu betul-betul sangat berbeda dengan periode Jaksa Agung sebelumnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Rela Pulang Cepat dari Thailand demi Muktamar Muhammadiyah, Jhon Sitorus Colek NasDem: Ga Malu?

Jokowi Rela Pulang Cepat dari Thailand demi Muktamar Muhammadiyah, Jhon Sitorus Colek NasDem: Ga Malu?

Manado | Sabtu, 19 November 2022 | 16:28 WIB

'Sejak Dulu Memang Baik-Baik Saja' Pengamat Sangkal Hubungan SBY dan Megawati Kurang Harmonis, Ini Buktinya!

'Sejak Dulu Memang Baik-Baik Saja' Pengamat Sangkal Hubungan SBY dan Megawati Kurang Harmonis, Ini Buktinya!

Mamagini | Sabtu, 19 November 2022 | 16:07 WIB

NasDem Ngotot Hubungan dengan Jokowi Masih Baik, PDIP: Masa Mau Cerai Tetap Sekamar

NasDem Ngotot Hubungan dengan Jokowi Masih Baik, PDIP: Masa Mau Cerai Tetap Sekamar

Manado | Sabtu, 19 November 2022 | 12:12 WIB

Politikus Senior PDIP Kritik Anies, 'Gak Ada Bakal Calon Presiden Sudah Berkeliaran', Ganjar Bagaimana?

Politikus Senior PDIP Kritik Anies, 'Gak Ada Bakal Calon Presiden Sudah Berkeliaran', Ganjar Bagaimana?

News | Jum'at, 18 November 2022 | 15:54 WIB

'Sama-sama Berbakat Balas Dendam', Politikus Senior Ngeri Lihat Panasnya Hubungan Jokowi-Surya Paloh: Bisa Runyam!

'Sama-sama Berbakat Balas Dendam', Politikus Senior Ngeri Lihat Panasnya Hubungan Jokowi-Surya Paloh: Bisa Runyam!

News | Jum'at, 18 November 2022 | 14:53 WIB

PDIP Sebut Anies Lagi Digantung Demokrat dan PKS, NasDem Malah Untung, Kok Bisa?

PDIP Sebut Anies Lagi Digantung Demokrat dan PKS, NasDem Malah Untung, Kok Bisa?

Mamagini | Jum'at, 18 November 2022 | 13:26 WIB

Terkini

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×