Beredar postingan yang menginformasikan bahwa Gunung Gede Pangrango yang ada di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat aktif pasca gempa Cianjur, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Unggahan itu mengklaim Gunung Gede meletus dan mengeluarkan semburan api.
"Waspada buat warga Cianjur bantu share Gunung Gede di puncak sudah mengeluarkan api banyak saksi di kampung, tolong untuk waspada," tulis narasi pada unggahan pesan WhatsApp yang beredar dikutip pada MInggu, (27/11/2022).
Apakah klaim pada pesan tersebut benar?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, unggahan status WA ternyata hoax atau bohong.
Penjelasan
Akun Twitter @PVMBG_membuat klarifikasi soal kabar menakutkan tersebut.
PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menegaskan bahwa kejadian gempa bumi di Cianjur, bukan disebabkan aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango.
Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Sahyudin memastikan bahwa gunung api tersebut masih dalam kondisi aman.
Baca Juga: Sisir Daerah Terisolasi Pasca Gempa Cianjur, Polri Kerahkan Tim Drone Korps Brimob
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan dari pos pengamatan, Gunung Gede Pangrango dapat terlihat jelas, dan tidak teramati adanya api atau asap.
Kejadian gempa bumi di Cianjur saat ini bukan disebabkan oleh aktivitas Gunung Api Gede. Rekaman seismograf G. Gede didominasi oleh gempa tektonik lokal.
Sementara status G. Gede masih tetap normal atau level 1.
Kesimpulan
Unggahan yang mengklaim Gunung Gede meletus dan mengeluarkan semburan api adalah salah atau tidak benar.