Megawati Disebut Jadi Presiden Cuma Kecelakaan, Panda Nababan: Efek Gus Dur Tak Bisa Diatur

manado

Selasa, 29 November 2022 | 10:55 WIB
Megawati Disebut Jadi Presiden Cuma Kecelakaan, Panda Nababan: Efek Gus Dur Tak Bisa Diatur
Megawati Soekarnoputri ketika masih menjadi Wakil Presiden RI tengah memberikan permen kepada Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jakarta, 6 Juni 2001 ((Weda/AFP))

Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI kelima pada tahun 2001. Dia diangkat usai presiden sebelumnya, yakni Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dimakszulkan oleh MPR RI. 

Soal kenaikan Megawati dari wakil presiden menjadi presiden di 2001 lalu disebut politikus senior Panda Nababan sebagai sebuah kecelakaan. 

Menurut Panda, para petinggi yang menaikkan Megawati hanya memiliki niat untuk menggusur Gus Dur dari kursi presiden. 

"Kejadian Gus Dur, dia dimakzulkan naiklah Mega, jadi sebenarnya Mega itu jadi presiden karena kecelakaan," ungkap Panda Nababan dalam perbincangan di kanal YouTube Karni Ilyas Club. 

"Artinya dia [Megawati] jadi presiden itu bukan karena dipilih, karena Gus Dur dimakzulkan," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Panda Nababan menyebutkan bahwa pemakzulan Gus Dur bukan untuk menaikkan Megawati. Bahkan politisi yang bermain yakni Amien Rais dan Akbar Tanjung disebut menaikkan Megawati karena Gus Dur tak mau diatur. 

"Enggak juga [mendukung Megwati], mereka enggak bisa ngatur Gus Dur aja, bukan murni mereka mau menaikkan Mega, jauh panggang dari api itu, ini kecelakaan aja ini," kata Panda. 

"Enggak ada asumsi itu lah, jadi Gus Dur sendiri ngerasa kan betul-betul dimakzulkan dia, nah jadilah Mega jadi presiden," imbuhnya. 

Cerita Mahfud MD Soal Pemakzulan Gus Dur

baca juga

Mahfud dalam sebuah video sambutannya mengungkapkan bahwa Gus Dur berkali-kali dicoba digulingkan bahkan difitnah oleh lawan politiknya. Menurutnya, Gus Dur adalah pemimpin bersih yang dimakzulkan atas fitnah dan tuduhan korupsi tanpa bukti. 

Mahfud MD menyebutkan bahwa sewaktu-waktu Wakil Ketua Bulog ingin menghadap Gus Dur lalu diantar oleh teman Gus Dur atas nama Suwondo. Akhinya dipanggil masuk oleh Gus Dur, tiba-tiba Sapuan diberitakan memberikan dana pada Gus Dur lewat Suwondo sebanyak Rp 35 M.

Padahal itu adalah permainan licik Suwondo yang mencatut nama Gus Dur, bahwa Gus Dur membutuhkan uang Rp 35 M. Uang tersebut digunakan sendiri oleh Suwondo mengatas namakan permintaan Gus Dur.  

"Sampai akhirnya timbul pansus menjautkan Gus Dur, maunya menjatuhkan Gus Dur padahal sesudah diperiksa Gus Dur bersih, bersih tidak ada bukti sama sekali," kata Mahfud MD. 

Kemudian pada kasus lain, Sultan Brunei memberikan zakat keluarga kepada Gus Dur sebagai ulama. Gus Dur memberikan dana pemberian Sultan Brunei ke Yayasan Aswaja Aceh untuk menyelesaikan GAM, namun disalahkan DPR karena tak melaporkan ke negara. 

"Loh ini kan bukan antar negara, tahu presiden sebagai ulama dikirimkan ke Gus Dur dana itu," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Titip Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2024 ke Ratusan Suku Dayak, Jokowi: Jangan Sampai Ada Gesekan

Titip Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2024 ke Ratusan Suku Dayak, Jokowi: Jangan Sampai Ada Gesekan

News | Selasa, 29 November 2022 | 10:51 WIB

Fahri Hamzah Sempat Geer Saat Jokowi Sebut Ciri Pemimpin Ideal  'Kerutan' dan Rambut Putih: Kira-kira Samalah

Fahri Hamzah Sempat Geer Saat Jokowi Sebut Ciri Pemimpin Ideal 'Kerutan' dan Rambut Putih: Kira-kira Samalah

Manado | Selasa, 29 November 2022 | 10:02 WIB

Jokowi Kembali Bicara Sosok Calon Pemimpin, Kini Singgung Soal Keberagaman Indonesia

Jokowi Kembali Bicara Sosok Calon Pemimpin, Kini Singgung Soal Keberagaman Indonesia

News | Selasa, 29 November 2022 | 10:03 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×