Ganjar Sendirian Tak Cukup Kuat Buat Jadi Backing Jokowi, Alasan Mau Gandeng Prabowo Juga?

manado

Rabu, 30 November 2022 | 13:21 WIB
Ganjar Sendirian Tak Cukup Kuat Buat Jadi Backing Jokowi, Alasan Mau Gandeng Prabowo Juga?
Ganjar Pranowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jawa Tengah. ((Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden))

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memang selalu masuk dalam bursa calon presiden (capres) untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Ganjar bahkan disebut-sebut menjadi salah satu kandidat yang bakal mendapat dukungan dan restu dari Presiden Joko Widodo

Kendati demikian, Ahli Tata Negara Refly Harun menyebutkan bahwa Ganjar tidak cukup kuat untuk menjadi backing Jokowi usai pensiun sebagai presiden. 

"Sekali lagi ya, ada dua kemungkinan, pertama adalah memang dari awal Presiden Jokowi bingung mau mengendors siapa, oligarki di belakang layar saya yakin akan ke Ganjar, tetapi Ganjar bukan sosok yang kuat untuk melindungi Presiden Jokowi seandainya step down," ujar Refly Harun di kanal YouTubenya. 

Menurut Refly Harun, Ganjar kurang kuat untuk melindungi Jokowi jika setelah pensiun mengalami berbagai tuntutan masyarakat dan melanjutkan proyek-proyek Jokowi yang belum selesai. 

"Sedangkan Prabowo adalah sosok yang kuat, yang bisa mengendalikan dan punya wibawa punya jaringan termasuk di TNI dan Polri," kata Refly Harun. 

"Jadi ini soal yang barang kali dihitung oleh Presiden Jokowi, karena itu dia pingin dua-duanya, dua-duanya hadir dan jadi backup Jokowi," imbuhnya. 

Prabowo Subianto sendiri juga mendapatkan endorsment beberapa kali dari Presiden Jokowi. 

Meskipun Jokowi ingin mendapatkan keduanya, namun Refly Harun menyebutkan bahwa bukan perkara mudah menggabungkan Prabowo dan Ganjar. 

baca juga

"Tapi tidak mudah, Prabowo pasti ingin nomor satu PDIP dapat dia mengajukan Ganjar Pranowo," imbuhnya. 

Dugaan Desain Pasangan Capres-Cawapres Dukungan Jokowi

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengklaim bahwa dia mendapatkan informasi A1 atau orang dekat Presiden Joko Widodo terkait dengan pencapresan 2024 mendatang. 

Ujang menyebutkan bahwa Jokowi sebenarnya sudah jauh-jauh menyipkan calon presiden (capres) dan kemungkinan calon wakil presiden untuk tampil di pilihan presien (Pilpres) 2024. 

"Ini saya dapat info, ini A1 juga dari orangnya Pak Jokowi ada yang ingin memasangkan Pak Ganjar itu capres Pak Prabowo cawapres," kata Ujang dalam wawancara di stasiun televisi nasional. 

"Bahkan saya sampai nanya, apa Pak Prabowo mau? [dibilang] ya mau-mau saja, kenapa? karena Pak Prabowo kalau tidak dapat restu pencapresan dari Pak Jokowi enggak maju juga," tambahnya. 

Prabowo menurut informasi Ujang bakal tetap bersedia menjadi cawapres asal mendapatkan restu Jokowi.

"Artinya kalau jadi cawapres pun dengan Pak Ganjar, dan Pak Ganjar didukung oleh Pak Jokowi ya [Prabowo] mau-mau saja, nanti misalkan bertanding dengan Anies Baswedan," kata Ujang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nah! Ada Dana Pusat Ke Daerah Mengendap Rp 278 Triliun, Jokowi Ke Gubernur-Bupati Dan Wali Kota: Cepat Belanjakan

Nah! Ada Dana Pusat Ke Daerah Mengendap Rp 278 Triliun, Jokowi Ke Gubernur-Bupati Dan Wali Kota: Cepat Belanjakan

News | Rabu, 30 November 2022 | 13:04 WIB

Soal Pemimpin Banyak Kerutan di Wajah dan Berambut Putih, Mardani PKS Beri Sentilan: Pak Jokowi Jangan Cawe-cawe Capres

Soal Pemimpin Banyak Kerutan di Wajah dan Berambut Putih, Mardani PKS Beri Sentilan: Pak Jokowi Jangan Cawe-cawe Capres

News | Rabu, 30 November 2022 | 12:57 WIB

Ingatkan Anak Buah Soal Ancaman Resesi, Jokowi: Jangan Keliru, Jangan Salah, Resikonya Gede

Ingatkan Anak Buah Soal Ancaman Resesi, Jokowi: Jangan Keliru, Jangan Salah, Resikonya Gede

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:29 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:15 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB