manado

Jokowi Dinilai Tak Sepenuhnya Merah dan Banteng, Internal PDIP Ternyata Tidak Solid?

manado Suara.Com
Rabu, 30 November 2022 | 20:20 WIB
Jokowi Dinilai Tak Sepenuhnya Merah dan Banteng, Internal PDIP Ternyata Tidak Solid?
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menghadiri secara langsung acara pembukaan Rapat Kerja Nasional atau Rakernas ke-2 PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Pakar hukum tata negara Feri Amsari menilai di dalam hati Presiden Jokowi tak seutuhnya berjiwa PDI Perjuangan.

Feri menyebut bahwa di internal partai PDIP tidak memiliki mekanisme demokrasi yang baik, sehingga antar anggota saling bertabrakan.

Tak hanya itu, Feri menganggap Jokowi tidak berjiwa PDIP seperti yang seharusnya.

"Kalau bu Mega menyebut Presiden Jokowi adalah petugas partai, pada faktanya Presiden Jokowi tidak sepenuhnya di dalam hatinya itu bergambar merah, berlogo banteng bermoncong putih," kata Feri Amsari dikutip Suara Manado dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu (30/11/2022).

Menurut Feri, Jokowi saat ini memiliki kepetingan lain di luar PDIP yang tengah digerakkannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Feri menganggap internal PDIP tampaknya tidak solid sebagai partai para kader.

"Ada kepentingan di luar partai yang sedang digerakkan oleh Presiden Jokowi dan ini menunjukkan memang partai politik kita tidak betul-betul solid sebagai partai kader, tapi sebagai partai kepentingan," jelasnya.

Selanjutnya, Feri menyampaikan bahwa bukan tidak mungkin Jokowi memberikan contoh yang buruk mengenai bagaimana seorang kader mesti bersikap.

Menurutnya, Megawati dengan PDIP serta partai-partai lainnya mengalami permasalahan serius untuk membangun demokrasi internal lebih baik di kemudian hari.

Baca Juga: Mulai Tahun Depan, 120 Motor Listrik Dishub DKI Akan Dipakai Berpatroli di Jakarta

Pengamat Cium Hubungan Megawati dan Jokowi Kini di Persimpangan Jalan: Sudah Pecah Kongsi

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyebut bahwa acara relawan Jokowi dalam Gerakan Nusantara Bersatu membuat PDIP tak nyaman.

Sebab, eksistensi relawan tersebut seolah bisa mengatur-atur terkait calon presiden (capres).

Pangi menjelaskan bahwa Jokowi kemungkinan ingin mengambil peran sebagai King Maker dalam penentuan capres untuk Pilpres 2024 mendatang, dengan menggunakan relawan sebagai alatnya.

"Nah itu pesan yang kemudian membuat ibu Mega belum tentu nyaman," ungkap Pangi dikutip dari kanal tvOneNews, Rabu (30/11/2022).

Apabila Jokowi benar-benar ingin menjadi King Maker, maka menurut Pangi resiko politik yang paling besar dirasakan adalah merenggangnya hubungan di antara Megawati Soekarnoputi dengan Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI