Gagalnya pernikahan antara Ryan Dono dan Yessy Anitoma belakangan menjadi perbincangan publik. Batalnya pernikahan keduanya disebut karena pihak Yessy meminta sertifikat rumah.
Hal ini yang kemudian membuat Yessy menjadi bulan-bulanan warganet. Yessy sering kali dituding-tuding sebagai perempuan matrealistis.
Menanggapi berbagai hujatan Yessy buka-bukaan bahwa masalah sertifikat rumah bukanlah menjadi alasan utama pembatalan pernikahan.
"Iya jadinya gitu, dibilang dasar cewek matre, ya sampai dibilang begitulah, Yessy mikir aku matrenya gimana, selama ini aja aku enggak neko-neko cuma karena menanyakan janjinya dia akhirnya malah seperti ini," kata Yessy dalam perbincangan di kanal YouTube Denny Sumargo.
Yessy menyebutkan bahwa sebelumnya Ryan sempat menjanjikan sertifikat rumah sebagai mahar.
"Udah dibicarakan, pas batal nikah itu Yessy masih ada kontak, Ryan sempat nangis-nangis pengin nikah yaudah Yessy bilang ke rumah izin ke orangtua, tapi Ryan kan tahu mamahnya gimana, dia nanya untuk mahar gimana, Yessy bilang udah enggak susah dipikirin," ujar Yessy.
"Orangtua aku mah Insya Allah enggak minta apapun," imbuhnya.
Yessy juga menyebutkan bahwa keluarga Ryan Dono sering kali menghina keluarganya. Pasalnya menurut Yessy keluarganya adalah keluarga biasa sementara keluarga Ryan adalah keluarga orang kaya.
"Selama satu tahun itu orangtua aku dihina-hina terus sama keluarganya intinya kata-katanya udah enggak pantas buat diucapkan lah, sampai nama bapakku disebut," ungkap Yessy.
Baca Juga: Ada Dua Bom di Polsek Astana Anyar, Kapolda Jabar: Satu Diledakkan Pelaku, Satu oleh Kita
"Anj**g lah wa astoni, tolo* orangtua macam apa gitu mamahnya, ditelfon langsung sama mamahnya H-4 sebelum pernikahan, jadi ngebatin," tutur Yessy.