manado

Otomatis "Sambut" Organ Intim yang Disodorkan Padanya, Gadis Mirip Rebecca Klopper Diduga Sudah...

manado Suara.Com
Jum'at, 26 Mei 2023 | 11:49 WIB
Otomatis "Sambut" Organ Intim yang Disodorkan Padanya, Gadis Mirip Rebecca Klopper Diduga Sudah...
Rebecca Klopper

Manado.suara.com - Kasus video syur 47 detik yang diduga melibatkan sosialita Rebecca Klopper terus menjadi sorotan publik. Ahli ekspresi dan telematika, Kirdi Putra, memberikan tanggapannya terkait video tersebut, mengajukan pertanyaan yang menarik bagi masyarakat.

Menurut Kirdi, alih-alih mempertanyakan apakah perempuan yang mirip dengan Rebecca Klopper dalam video itu berada dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan, ada hal yang lebih menonjol yang perlu dipertanyakan.

"Misalnya orang belum pernah diberi alkohol atau obat, itu bukan respons alamiah dia, nggak akan bereaksi kayak Otomatis situ, (sementara) ini bereaksi otomatis. Jadi, pertanyaannya bukan dalam pengaruh alkohol atau dalam pengaruh obat atau tidak," ujar Kirdi Putra

Hal ini berkaitan dengan indikasi kuat bahwa perempuan tersebut terlihat sangat terbiasa dalam adegan intim dengan laki-laki yang muncul dalam video tersebut, atau mungkin bahkan dengan laki-laki lain.

"Responnya otomatis begini, berarti sudah pernah melakukan sebelumnya, jadi bisa dengan orang yang sama, bisa dengan orang yang berbeda, gitu," lanjutnya.

Analisis Kirdi Putra menyoroti reaksi spontan perempuan tersebut dalam menerima aktivitas yang dilakukan oleh laki-laki tersebut. Menurutnya, reaksi tersebut menunjukkan indikasi kuat bahwa perempuan tersebut telah terbiasa dan tidak asing dengan situasi semacam itu.

"Sekali lagi ini Tindakan yang keji, karena menyebarkan adegan yang Pribadi, terlepas dari hubungan mereka apa, ke publik," pungkasnya.

Namun, penting untuk mencatat bahwa pendapat Kirdi Putra hanyalah satu sudut pandang dalam kasus ini. Analisisnya didasarkan pada penilaian ekspresi dan telematika yang terbatas pada informasi yang dapat diperoleh dari video tersebut.

Penilaian ini tidak memperhitungkan konteks yang lebih luas atau informasi tambahan yang mungkin ada di balik kejadian tersebut.

Dalam situasi seperti ini, penilaian publik harus tetap mengikuti prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Tuduhan harus didukung oleh bukti yang kuat dan diselidiki melalui proses hukum yang adil dan objektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI