Manado.suara.com - Ahmad Dhani, seorang musisi dan penulis lagu ternama di Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan salah satu lagu ciptaannya yang terinspirasi oleh mantan istrinya, Maia Estianty.
Dhani mengungkap kisah tersebut dalam konser Dewa 19 bertajuk A Night at The Orchestra Episode 2 yang digelar akhir tahun 2022 lalu.
Dalam konser tersebut, vokalis Dewa 19, Marcello Tahitoe atau Ello, meminta Dhani untuk menceritakan bagaimana ia menciptakan lagu berjudul "Bayang-bayang".
Dhani dengan senang hati memenuhi permintaan tersebut dan mengungkap bahwa lagu tersebut diciptakan khusus untuk Maia Estianty.
Ahmad Dhani menceritakan bahwa lagu "Bayang-bayang" pertama kali diciptakan pada tahun 1993 saat ia dan Maia masih berpacaran.
Lagu ini kemudian dimasukkan dalam album kedua Dewa 19 yang dirilis pada tahun 1994 dengan judul "Format Masa Depan". Dhani mengungkapkan bahwa ia menulis lagu ini ketika usianya baru 20 atau 21 tahun.
Ketika lagu "Bayang-bayang" pertama kali dikirimkan kepada Maia Estianty dan anak-anak mereka, yaitu Al, El, dan Dul, reaksi Maia sangat positif.
“Diciptakan dan dikirimkan ke ibunya Al, El, dan Dul, langsung dia meleleh. Lagu ini di tahun 1993, album Dewa yang ke dua, saya nulis ini umur 21 tahun mungkin 20 lah, rilis 1994, di Format Masa Depan,” tutur Dhani.
Dhani mengatakan bahwa Maia terharu mendengarkan lagu tersebut. Namun, dengan sedikit kelecutan keberanian, Dhani menyebutkan bahwa saat ini Maia Estianty hanya menjadi bayangan dalam hidupnya.
“Judulnya Bayang-bayang, karena Maia itu adalah bayang-bayang," ujar Dhani.
Ucapan Ahmad Dhani ini membuat penonton konser berteriak histeris. Lagu "Bayang-bayang" menjadi salah satu lagu yang banyak dinantikan oleh para penggemar Dewa 19.
Dhani dengan jujur menyampaikan bahwa Maia Estianty adalah sosok yang memberikan inspirasi besar dalam hidupnya, termasuk dalam karya-karyanya sebagai seorang musisi