Manado.suara.com - Mulan Jameela, seorang artis penyanyi yang kini beralih ke dunia politik sebagai politisi di DPR-RI, pernah menjadi perbincangan publik hanya karena pose fotonya.
Kontroversi muncul ketika ia berfoto dengan suaminya, Ahmad Dhani, dan anak-anaknya di kawasan wisata Tangkuban Perahu.
Dalam foto tersebut, Mulan Jameela, bersama Ahmad Dhani dan anak-anaknya, berpose di dekat pagar pembatas dengan latar belakang pemandangan pegunungan.
Namun, satu hal menarik perhatian netizen pada foto tersebut, yaitu posisi tangan Mulan Jameela yang diletakkan di atas pagar pembatas.
Pada pagar pembatas tersebut terdapat tulisan yang jelas "Dilarang Bersandar". Netizen pun mengkritik Mulan Jameela karena dianggap melanggar aturan dengan bersandar pada pagar meskipun ada larangan yang tertera.
Beberapa netizen memberikan komentar pedas dan menyindir apakah Mulan buta huruf sehingga tidak bisa membaca larangan tersebut.
“Hahaha, anggota Dewan yang patut jadi tauladan, buta huruf,” kata seorang netizen.
“Dibilangin jangan nyandar,” ujar netizen lain.
Namun, Ahmad Dhani sebagai suami Mulan Jameela, membela sang istri dari kritik tersebut. Menurut keterangan Dhani, Mulan tidak bersandar pada pagar tersebut, ia hanya meletakkan tangan di atasnya.
Baca Juga: Semua Gaji Virgoun Disetor ke Inara Rusli! Mertua Permasalahkan Duit 100 Ribu
"Banyak yg komen “jangan bersandar” karna tulisannya begitu. Terimakasih utk perhatiannya.. Tp keadaannya kami pun tidak sedang bersandar. Malah jauh dari nyandar, karna dari kami berdiri masih ada jarak agak lumayan ke pagarnya. Hanya megang utk keperluan “pose” (tulisan by admin)," tulis Dhani melalui adminnya di IG.
Foto Mulan memegang pagar dikira bersandar

Dhani menjelaskan bahwa jarak mereka berdiri dengan pagar tersebut juga cukup jauh, dan tindakan Mulan meletakkan tangan hanya untuk keperluan pose semata, bukan untuk bersandar.
Kontroversi ini memperlihatkan betapa setiap tindakan dan foto selebriti dapat menjadi sorotan publik dengan mudah.
Apapun yang mereka lakukan, terutama di tempat-tempat umum atau yang memiliki aturan khusus, akan selalu diperhatikan dan dianalisis oleh netizen.