Manado.suara.com - Dewi Perssik memberikan tanggapannya terhadap desakan netizen untuk meminta maaf kepada Ketua RT di tempat tinggalnya, menyusul kehebohan yang terjadi terkait sapi titipan.
Sebelumnya, Dewi Perssik dikabarkan terlibat dalam keributan dengan Ketua RT di kawasan tempat tinggalnya akibat adanya miskomunikasi yang terjadi.
Dalam kejadian tersebut, Dewi Perssik mengamuk setelah mendengar laporan dari asisten rumah tangganya bahwa sapi yang dititipkan di masjid tempat tinggalnya ditolak oleh Ketua RT setempat.
Bahkan, Dewi Perssik menuduh Ketua RT tersebut meminta uang sebesar Rp 100 juta darinya.
Namun, ternyata masalah ini hanyalah miskomunikasi semata. Menurut penjelasan dari Ketua RT, dia mengira sapi tersebut hendak dikurbankan di kawasan tersebut, namun ternyata hanya dititipkan oleh Dewi Perssik untuk kemudian disembelih oleh relawan Ganjar.
Menanggapi desakan netizen untuk meminta maaf, Dewi Perssik mengatakan bahwa meminta maaf merupakan hal yang mudah dilakukan, namun dia sangat menyayangkan sikap Ketua RT yang menurutnya terlalu arogan karena merasa terhina hanya karena dititipi sapi.
Dewi Perssik juga menekankan bahwa sapi tersebut sebenarnya akan diberikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Dewi Perssik menjelaskan bahwa dia tidak menitipkan barang pribadi, melainkan sapi yang nantinya akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Menurutnya, tindakan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebaikan hati untuk membantu sesama yang membutuhkan. Dewi Perssik menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap Ketua RT yang tidak memahami niat baik di balik tindakannya.
“Masalah minta maaf itu gampang, cuma sikap pak RT-nya ini menurut saya arogan, kenapa? Karena sapi itu kan keperluan berkurban untuk masyarakat, bukan buat pribadi, kecuali barang pribadi saya titipin di masyarakat, itu baru tidak boleh. Nah ini kan keperluan untuk masyarakat, ngga ada salahnya kan kalau misalnya kita saling tolong-menolong, gitu. Di mana barang itu atau sapi itu untuk sesama, jadi jangan egois. Kita sesama manusia harus bisa tolong-menolong, padahal kan intinya untuk kebaikan bersama, kecuali lain halnya kalau menitip barang pribadi, contohnya mobil saya titipkan di masjid, wajar kalau pak RT dan warga nggak terima, ini kan sapi keperluannya dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk kebaikan bersama, kenapa nggak saling bantu. Ditambah pak RT responnya malah memprovokasi warganya diduga seperti itu, menurut saya itu tidak patut dilakukan oleh seorang RT, harusnya RT itu sebagai penengah, tapi RTnya ngga terima dan merasa terhina hanya karena dititipi sapi untuk kemaslahatan masyarakat, gitu,” tutur Dewi Perssik panjang lebar pada live TikToknya.