Abidzar Al Ghifari ternyata pernah mengalami kejadian pelecehan seksual yang mengejutkan. Kisah mengerikan ini terjadi saat Abidzar sedang menikmati waktu di salah satu kafe di Jakarta Utara. Tanpa diduga, seseorang yang tidak dikenal menyentuh bagian bokongnya.
Detik-detik kejadian tersebut sempat tercatat dalam Instagram Story Abidzar. Sang aktor yang akrab disapa Abi, mengalami perlakuan yang tidak pantas tersebut dan langsung menghindar serta menoleh ke belakang.
"Dalam lead karaoke tadi, tiba-tiba bokongku disentuh dari belakang," ujar Abidzar Al Ghifari dalam unggahan Instagram Story-nya.
Abidzar Al Ghifari menolak menganggap hal ini sebagai sesuatu yang bisa diabaikan. Ia memutuskan untuk bersuara agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Bukanlah berlebihan atau berlebihan merespons. Namun, ada hal-hal yang sangat sensitif," ungkapnya.
Sayangnya, sejak Abidzar membagikan pernyataannya, ada seseorang yang seolah-olah menganggap ini sebagai lelucon. "Tunggu dulu, aku terbahak-bahak, Bi.. ya ampun," ucap seseorang melalui DM yang kemudian Abidzar berbagi di Instagram Story-nya.
Abidzar segera merespons pesan tersebut. Aktor berusia 22 tahun ini membandingkan bahwa jika hal ini terjadi pada seorang perempuan, reaksi orang-orang pasti berbeda.
"Meski kejadian seperti ini, masih ada orang yang (mungkin) menganggap enteng. Beda ceritanya jika terjadi pada perempuan, pasti akan ada kemarahan dan protes," tambahnya.
Fitri Arifin, salah satu anggota tim manajemen Abidzar, juga tidak tinggal diam. Ia mengajak siapa pun yang menyaksikan kejadian tersebut untuk menghubungi mereka.
Baca Juga: Marshella Aprilia Singgung soal Dimanfaatkan, Senggol Pratama Arhan?
"Kita harus berani bersuara, tidak peduli seberapa kecil pelecehan yang kita alami, baik secara verbal maupun nonverbal," tegas Fitri Arifin.
"Ini bukanlah masalah sentuhan fisik yang bisa diterima oleh semua orang! Ini sangat mengganggu!" lanjutnya.
Berita terbaru, pelaku akhirnya menghubungi pihak Abidzar setelah insiden tersebut dibagikan anak alamrhum Ustaz Jeri Al Buchori itu ke media sosialnya. Pelaku sendiri telah meminta maaf dan menyesal.
Sementara Abidzar legowo memaafkan dan tidak menyebar wajah pelaku.