Manado.suara.com - Maia Estianty, seorang sosialita dan musisi ternama, pernah mengalami masa-masa kelam di mana ia kehilangan hak asuh atas anak-anaknya, Al, El, dan Dul.
Selain itu, ia juga terpaksa harus meninggalkan rumah Ahmad Dhani tanpa memiliki harta apapun. Namun, melalui perjalanan yang sulit ini, Maia menemukan kekuatan dalam dirinya untuk bangkit dan menyembuhkan luka yang mendalam.
Dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty, Maia Estianty berbagi kisahnya tentang bagaimana ia menghadapi dan menyembuhkan luka yang ia alami.
Ia mengaku bahwa proses penyembuhan tidaklah mudah dan memakan waktu yang lama. Ia butuh enam tahun untuk bisa pulih sepenuhnya.
Selama perjalanan penyembuhan tersebut, Maia juga harus menghadapi celaan dan hinaan dari orang-orang yang tidak menyukainya.
Ia bahkan dihina ketika ia hanya tinggal di sebuah rumah kontrakan ketika hidup sendiri.
"Dulu pelariannya kerja. Pokoknya dulu waktu keluar dari rumah, rumah yang sama suami dulu ya, itu aku ngontrak," kata Maia.
"Terus ada omongan 'Ih Maia kan cuma ngontrak apaan sih' di situ aku terpacu untuk buktiin," ujar Maia Estianty
Namun, semua celaan dan hinaan tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus berjuang dan bangkit.
"Karena sering dihina okee.. okee.. Nih sekarang gue buktiin dua berjejer (rumah)," kata Maia bangga.
Maia Estianty bertekad untuk bekerja keras untuk membangun hidupnya kembali. Melalui kerja keras dan ketekunan, ia akhirnya berhasil memiliki dua rumah hasil dari jerih payahnya sendiri.
"Alhamdulillah, jadi fokus pelarian aku adalah kerja, kerja, kerja," tutupnya
Ini adalah bukti bahwa dengan tekad dan usaha yang gigih, kita bisa melampaui masa-masa sulit dan mencapai kesuksesan yang kita impikan.