Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mulai memperketat persiapan menjelang penyelenggaraan Presidensi G20 yang dilaksanakan di Bali.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf usai menghadiri ‘Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan Penyelenggaraan Presidensi G20’ bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan.
"We just finished rapat koordinasi persiapan G20, ada beberapa isu utama berkaitan dengan G20 ini, tentunya penyiapan program yang ditugaskan kepada kami, juga persiapan-persiapan untuk 20 negara anggota G20 dan 3 negara undangan. Ini betul-betul harus mendapat pelayanan terbaik, maka harus kita tingkatkan persiapan ini,” kata Menparekraf.
Menparekraf menyampaikan bahwa Menkomarves telah mengapresiasi fasilitas hotel-hotel di Bali, yang semakin lebih baik dibandingkan penyelenggaraan G20 sebelumnya, yang berlangsung di Roma, Italia.
“Tadi Pak Menkomarves memberikan apresiasi kepada hotel-hotel di Bali termasuk The Laguna yang sedang melakukan renovasi dan beliau memberikan angka 2 tingkat lebih baik dari Roma, Italia, yaitu tuan rumah G20 sebelumnya,” kata Menparekraf.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mulai memperketat persiapan menjelang penyelenggaraan Presidensi G20 yang dilaksanakan di Bali.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf usai menghadiri ‘Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan Penyelenggaraan Presidensi G20’ bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan.
“Harapannya, sampai bulan Oktober ini kita finalkan sehingga terstruktur semua, jadi masuk bulan November tinggal finalisasi. Dan, dalam penyiapan SDM, kapasitas anak-anak muda ini harus ditingkatkan, sehingga hospitality kita bisa dikenang baik,” ujarnya.
Baca Juga: RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi Sah Menjadi Undang-Undang