Inilah Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

Metro

Minggu, 24 Juli 2022 | 00:06 WIB
Inilah Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Ilustrasi vaksin Covid-19 (suara.com)

Metro, Suara.com - Vaksin Covid-19 dosis keempat atau vaksin booster kedua saat ini sudah mulai dipertimbangkan dan tengah didiskusikan oleh pemerintah. Vaksin dosis keempat dinilai penting untuk beberapa kelompok, mengingat virus corona terus bermutasi dengan cepat saat ini.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril mengatakan bahwa vaksin booster kedua untuk masyarakat umum kini tengah menjadi pertimbangan pemerintah. Terlebih adanya prediksi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Syahril juga menyebut sejumlah pakar epidemiologi memperkirakan status pandemi Covid-19 di dunia akan berlangsung dalam waktu yang cukup panjang.

Sementara itu, beberapa pakar ilmu kesehatan menyimpulkan bahwa vaksin Covid-19 dosis lengkap primer serta booster sebagai penambah daya tahan tubuh dapat menurun dalam waktu enam bulan.

Jika terjadi pandemi yang berkepanjangan, ada kemungkinan rekomendasi dari berbagai pihak untuk penyelenggaraan program vaksinasi booster kedua.

Pembahasan terkait dengan program vaksinasi dosis keempat untuk masyarakat umum di Indonesia saat ini sedang dibahas secara intensif oleh Kemenkes bersama Indonesian Technical Advisory Group On Immunization (ITAGI).

Berdasarkan informasi yang tersebar, prioritas pada kelompok berisiko tinggi. Terdapat beberapa kelompok yang harus dipertimbangkan untuk mendapatkan vaksin dosis empat. Mereka adalah lansia, orang dengan komorbid atau penyakit bawaan, dan petugas pelayanan publik.

Melihat perkembangan mutasi virus corona dapat menurunkan efikasi vaksin, sehingga vaksin dosis ketiga atau booster saja belum cukup. Apalagi mutasi corona yang terjadi, menimbulkan dugaan menurunnya efektivitas vaksin dosis ke tiga.

Di tengah pesatnya mutasi virus corona, vaksinasi juga harus disertai dengan protokol kesehatan. Munculnya varian atau subvarian baru virus corona sangat mungkin menurunkan efikasi atau efektivitas dari vaksin, sehingga perlindungan terhadap daya tahan tubuh pun berkurang.

baca juga

Peneliti Global Health Security mengatakan, kehadiran subvarian Omicron BA.2.75 Centaurus memperpanjang durasi pandemi gelombang IV,. Padahal gelombang BA.4 dan BA.5 belum mencapai puncak. Lamanya masa krisis atau masa rawan Covid-19 bergantung pada penanganan virus di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari 1 hingga 10, Segini Skala Kita Harus Takut Terhadap Varian Omicron BA.5 Kata Pakar

Dari 1 hingga 10, Segini Skala Kita Harus Takut Terhadap Varian Omicron BA.5 Kata Pakar

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:25 WIB

WHO Perbarui Strategi Vaksin Covid-19 Global, Singgung 27 Negara yang Belum Mulai Program Booster

WHO Perbarui Strategi Vaksin Covid-19 Global, Singgung 27 Negara yang Belum Mulai Program Booster

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:30 WIB

Kemenkes Pertimbangkan Pemberian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-4

Kemenkes Pertimbangkan Pemberian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-4

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 13:34 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×