Kemenparekraf Akselerasi Implementasi ASEAN MRA-TP Perkuat Standar Kompetensi Tenaga Profesional Pariwisata

Metro

Jum'at, 29 Juli 2022 | 11:26 WIB
Kemenparekraf Akselerasi Implementasi ASEAN MRA-TP Perkuat Standar Kompetensi Tenaga Profesional Pariwisata
Kemenparekraf Akselerasi Implementasi ASEAN MRA-TP Perkuat Standar Kompetensi Tenaga Profesional Pariwisata (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus berupaya melakukan akselerasi pengimplementasian The ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP) khususnya di lingkungan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf guna menerapkan standar kompetensi tenaga profesional bidang pariwisata. 

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani selaku ketua dalam penyelenggaraan National Tourism Organizations (NTOs) Indonesia, tengah memimpin imlementasi MRA-TP di Lembaga Pendidikan Vokasional, untuk memberi arah di ASEAN sesuai dengan tugas keketuaan Indonesia di ASEAN untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Salah satu upaya pengakselerasian tersebut melalui kegiatan “Workshop Perencanaan Implementasi MRA-TP ASEAN di lingkungan Politeknik Pariwisata” yang berlangsung di Gedung MICE Widyatula Politeknik Pariwisata Bali, Kamis (28/7/2022). Dalam kegiatan ini pimpinan Poltekpar Kemenparekraf juga melakukan deklarasi pengimplementasian ASEAN MRA-TP dalam pelaksanaan pendidikan. 

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani dalam sambutannya di kegiatan tersebut mengatakan, keseriusan Kemenparekraf dalam implementasi MRA-TP berkelanjutan adalah dengan membangun kelembagaan National Tourism Professional Board (NTPB) dan Tourism Professional Certification Board (TPCB). 

“Jadi di Indonesia Alhamdulillah kita bisa saling berkolaborasi antara dua K/L (kementerian/lembaga). Tugas fungsi NTPB adalah mengontrol kualitas sistem edukasi proses MRA-TP. Nanti hasil dari pendidikan ini dilempar dari TPCB untuk menjamin mutu proses tadi apakah sudah benar. TPCB yang akan lakukan proses penjaminan mutu sertifikasi dan meregistrasi ke ASEAN,” kata Sesmenparekraf. 

Saat ini proses pengimplementasian MRA-TP ASEAN telah dilakukan oleh masing-masing Poltekpar dengan skema yang masih berbeda. Sehingga diperlukan sinergi dalam visi yang sama untuk mengimplementasi ASEAN MRA-TP ini. 

Oleh karenanya, Kemenparekraf/Baparekraf mendorong Poltekpar untuk menyatukan visi dalam mengimplementasi MRA-TP di Indonesia. Terlebih Indonesia saat ini berperan sebagai Ketua SDM di ASEAN, sehingga perlu mencontohkan pengembangan SDM yang berkualitas melalui MRA-TP. 

ASEAN MRA-TP sendiri telah disepakati bersama oleh para Menteri Pariwisata se-ASEAN pada tahun 2012 di Thailand. Tujuannya untuk menciptakan pengakuan bersama negara anggota ASEAN dalam menerapkan standar kompetensi tenaga profesional di bidang pariwisata.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenparekraf Punya Program Prioritas untuk Benua Etam, Seperti Apa?

Kemenparekraf Punya Program Prioritas untuk Benua Etam, Seperti Apa?

Kaltim | Kamis, 28 Juli 2022 | 19:06 WIB

Urban Tourism di Kota Madiun Jadi Daya Tarik Wisata

Urban Tourism di Kota Madiun Jadi Daya Tarik Wisata

Metro | Kamis, 28 Juli 2022 | 17:07 WIB

Tingkatkan Kompetensi Pelaku Parekraf di Labuan Bajo, Kemenparekraf Gandeng Pertamina dan Telkom

Tingkatkan Kompetensi Pelaku Parekraf di Labuan Bajo, Kemenparekraf Gandeng Pertamina dan Telkom

Metro | Kamis, 28 Juli 2022 | 00:04 WIB

Terkini

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:55 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB

Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos

Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos

Lampung | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:43 WIB

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:32 WIB