Pameran Kampung Purba Tampilkan Sejarah Peradaban Manusia

Metro

Minggu, 18 September 2022 | 13:48 WIB
Pameran Kampung Purba Tampilkan Sejarah Peradaban Manusia
Pameran Kampung Purba (Kemdikbudristek)

Metro, Suara.com-Pameran prasejarah bersama bertema “Jejak Peradaban Prasejarah di Nusantara” dibuka secara resmi di gedung De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (17/9).

Pameran yang digelar hingga 24 September mendatang ini merupakan kerja sama Direktorat Pengembangan dan Pemanfaataan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba, Museum Geologi Bandung, Balai Pelestarian Cagar Budaya seluruh Indonesia, Museum Nasional, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I Yogyakarta dan Balai Konservasi Borobudur.

Kurator pameran Andro Onas menjelaskan Pameran  “Kampung Purba” ini merupakan refleksi rekonstruksi kehidupan masa prasejarah dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster. Kampung sebagai tujuan ketika pulang dalam mencari tahu  dari mana asal usul dan mengenal diri sendiri merupakan makna dalam pemilihan kata “Kampung” dari pameran purba.

“Melalui kampung, kita dapat mengenal asal usul berbagai aspek budaya yang menyebabkan kemajuan peradaban,” ujar Kurator Pameran Kampung Purba, Andre Donas.
 
Klaster dalam pameran ini disebut dukuh disajikan secara tematis. Berbagai cara hidup dan tradisi besar digambarkan dalam rangka merekonstruksi kehidupan pada masa prasejarah. Andre membayangkan kampung-kampung pada pameran terdiri dari beberapa dukuh yang masing-masing menggambarkan cara-cara manusia hidup beradaptasi dengan alam melalui berbagai tradisi-tradisi besar yang disebut sebagai "Kampung Purba".

"Jangan membayangkan pameran ini ajek dan linear, karena pameran ini memiliki alur sendiri-sendiri," katanya.

Staf Ahli Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila mengatakan melalui upaya konservasi atau pelestarian kita yang hidup di zaman sekarang ini akan jadi tahu asalnya dari mana.

"Lewat  pameran ini, diharapkan dapat menarik minat anak muda mempelajari jejak-jejak peradaban manusia purba,"ujarnya.

Sementara itu  Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Karanganyar, Rusmanto berharap lewat pameran ini, diharapkan generasi muda tahu persis asal-usulnya karena generasi muda kalau tidak ada sejarah yang kita tampilkan kadang-kadang lupa.

"Melalui pameran ini diharapkan semangat generasi muda bisa mengerti jati dirinya,” ucapnya.
 
Senada Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bergotong royong dalam pelaksanaan kegiatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengulas Buku Sapiens Karya Harari: Catatan Perjalanan Peradaban Manusia

Mengulas Buku Sapiens Karya Harari: Catatan Perjalanan Peradaban Manusia

Your Say | Selasa, 15 Maret 2022 | 10:53 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×