Metro, Suara.com- Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini meresemikan Rumah Hunian, CC (community center) dan Poliklinik Pasca Bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 917/9/2022).
Pada kunjungan ketiganya tersebut Risma meresmikan bantuan 20 unit rumah tahan gempa yang diperuntukan bagi keluarga yang terdampak badai Seroja, awal tahun 2021.
“Rumah ini saya desain sendiri yang kompak bentuknya karena harus tahan gempa. Nanti akan dilengkapi dengan solar cell,” katanya.
Penambahan solar cell dimaksudkan untuk menekan pengeluaran warga. Sebab bila menggunakan listrik PLN, warga akan dibebani biaya bulanan.
Selain itu pembangunan community center diharapkan mendorong anak-anak untuk belajar. Di dalamnya dilengkapi berbagai fasilitas modern agar anak-anak dan warga sekitar bisa meningkatkan kualitas belajar.
Pada kesempatan itu, Mensos juga menyaksikan operasi katarak. Mensos juga meninjau stan-stan pameran dan memborong tenun karya warga lokal. Risma juga berdialog dan memberikan semangat kepada anak-anak. Mensos menyatakan, fasilitas yang dibangun memungkinkan anak-anak bisa belajar jarak jauh.
"Nanti ibu mengajar kalian ya. Ada juga guru yang tidak mengajar matematika, tidak mengajar kesenian. Tapi dia akan memberikan semangat kepada kalian. Oke ya," katanya.
Risma juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak perempuan. Kepada para orangtua, Risma meminta agar anak-anak perempuan diberikan hak dan kesempatan sama dengan anak-anak pria.
Selain Selain meresmikan rumah tahan gempa dan community centre Risma menyerahkan tiga jenis bantuan berupa bantuan untuk pembangunan sumur bor di Desa Humusu, melalui KUD Fafinesu sebesar Rp315.490.000. Bantuan untuk budidaya bunga matahari melalui KUD Fafinesu sebesar Rp161.792.000. Bantuan Sumur Bor di desa Humusu melalui KUD Fafinesu sebesar Rp194.000.000.
Baca Juga: Meski Harga Naik, Petani Sayur di Lambar Belum Bisa Tersenyum, Ini Penyebabnya
Risma juga menyaksikan penyerahan hibah alat berat Excavator Komatsu PC210-10M0 UT, pembangunan Poliklinik (beserta fasilitas sarana dan prasarana) dan Pembangunan Community Center (beserta fasilitas sarana dan prasarana). Tiga bantuan ini diberikan oleh PT United Tractors Tbk (UT) dan anak usaha PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
"Bantuan escavator untuk mengeruk sungai. Karena sungai di sini saya lihat dangkal sehingga menyebabkan banjir. Setelah digali diharapkan limpahan air dari pegunungan sekitar bisa ditampung di “perut” sungai, dan menghindari luapan air," kata Mensos.
Sementara itu Bupati TTU Juandi David menyatakan apresiasi dan penghargaan atas segala bantuan Mensos. Penyediaan berbagai fasilitas ini menunjukkan bahwa pemerintah telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat TTU.
"Berbagai bantuan ini merupakan kado terindah untuk TTU yang berulang tahun ke-100," kata Juandi.