Kemdikbusristek Gelorakan Kolaborasi MBKM Lewat Kampus Merdeka Fair 2022

Metro

Senin, 10 Oktober 2022 | 16:36 WIB
Kemdikbusristek Gelorakan Kolaborasi MBKM Lewat Kampus Merdeka Fair 2022
Kampus Merdeka Fair 2022 Gelorakan Semangat Kolaborasi MBKM di Padang (Kemdikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan rangkaian Kampus Merdeka Fair di enam kota di Indonesia. Kampus Merdeka Fair pertama diselenggarakan di Universitas Negeri Padang,  8-9 Oktober 2022.

Gelaran ini dihadiri oleh insan perguruan tinggi, mitra industri, mahasiswa dan perwakilan program unggulan Kampus Merdeka. Kampus Merdeka Fair pada hari pertama diisi dengan Sharing Session terkait program-program Kampus Merdeka dan implementasi kampus merdeka mandiri; Collaborative Insights atau workshop perencanaan program dan keterserapan serta implementasi kampus merdeka mandiri; informasi tentang Kampus Merdeka Hub sebagai sebuah platform untuk seluruh penerima manfaat program MBKM; serta Gala Dinner yang dihadiri perwakilan perguruan tinggi dan mitra.

Selanjutnya Kampus Merdeka Fair hari keduamenghadirkan training dan coaching clinic dari mahasiswa alumni flagship bagi mahasiswa yang tertarik untuk kepesertaan tahun 2023, juga penjajakan kerja sama antarperguruan tinggi serta antara perguruan tinggi dan industri.

“Kampus Merdeka Fair adalah momentum yang tepat bagi kita semua untuk terus memacu peningkatan kuantitas dan kualitas kampus merdeka, dan mewujudkan program kampus merdeka mandiri,” ucap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, saat membuka acara ini, Sabtu (8/10).

Nadiem memahami bahwa tiga tahun terakhir ini bukanlah saat yang mudah karena untuk mengimplementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kampus harus melakukan banyak sekali penyesuaian.

“Ibu/Bapak rektor, dekan, dan kaprodi harus menerapkan kebijakan-kebijakan baru. Para dosen harus menyesuaikan pembelajaran di kelas dan adik-adik mahasiswa juga harus mengubah mindset-nya tentang belajar di perguruan tinggi,” papar Nadiem.

Tidak hanya kampus yang harus berubah, tapi juga dunia industri. Industri sekarang harus menjadi mitra bagi kementerian dan perguruan tinggi, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mentransformasi sistem pendidikan Indonesia.

“Berubah memang bukanlah hal yang mudah, tapi kita perlu ingat juga bahwa tidak ada hasil yang mungkin mengkhianati upaya. Kita telah buktikan itu dengan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” tegas Nadiem.

Sebagai sebuah kebijakan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia, Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang memberikan hak mahasiswa belajar tiga semester di luar kampus atau program studi, telah terbukti secara nyata memberikan dampak yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan. Lebih dari 700.000 mahasiswa dan 2.600 mitra dunia usaha dan industri telah mendaftar untuk mengikuti program Kampus Merdeka.

baca juga

Saat ini, jumlah mahasiswa aktif dalam program-program Kampus Merdeka mencapai lebih dari 100.000 mahasiswa yang berasal dari 2.600 perguruan tinggi di 35 provinsi. Lebih dari 500 perusahaan serta 117 perguruan tinggi luar negeri telah bergabung sebagai mitra.

“Ini bukti bahwa kita sebenarnya punya tekad untuk bertransformasi. Kita membawa Indonesia melompat lebih tinggi dengan mempersiapkan generasi muda yang bernalar kritis, kreatif, siap menghadapi tantangan dan perubahan, dan memiliki profil pelajar Pancasila,” imbuh Nadiem.

Nadiem juga menjelaskan, Kampus Merdeka mendorong otonomi dan fleksibilitas pendidikan tinggi dalam menjalankan proses pembelajaran yang fleksibel agar lulusan relevan dengan dunia usaha dan industri. Perguruan tinggi diharapkan mulai melaksanakan berbagai program-program Kampus Merdeka secara mandiri dan menjaga keberlanjutan program tersebut sebagai program unggulan di institusinya masing-masing.

Lewat acara ini, perwakilan perguruan tinggi dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik pengembangan Kampus Merdeka mandiri, agar kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat berkembang menjadi gerakan yang berkelanjutan.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Plt. Diktiristek), Kemendikbudristek, Nizam, menerangkan bahwa tujuan MBKM yang diselenggarakan secara nasional ini adalah untuk memberi peluang yang sama dan terbuka bagi generasi penerus negeri, dari Sabang sampai Merauke.

“Dari kampus besar sampai kampus kecil, di pelosok negeri. Mulai dari mengajar di pelosok negeri, magang di perusahaan bergengsi, hingga bertukar belajar antar provinsi maupun antar negara,” jelasnya.  

Oleh karena itu, agar ekosistem MBKM ini dapat terus menjangkau pelosok negeri, Nizam berharap Kampus Merdeka Fair dapat memberi wawasan kepada lebih banyak perguruan tinggi untuk menerapkan program-program MBKM. Dengan deikian, kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan, seperti lintas fakultas, lintas perguruan tinggi, hingga dengan perusahaan-perusahaan dan pemerintah, dapat tercapai lebih optimal.

Senada Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengajak mahasiswa yang hadir untuk mengenal lebih jauh program serta semangat Kampus Merdeka melalui Kampus Merdeka Fair serta mengimbau mahasiswa untuk mempersiapkan diri agar dapat terlibat langsung dalam berbagai program di tahun mendatang.

“Melalui Kampus Merdeka Fair tahun ini, kita mendorong agar para mahasiswa dapat lebih mandiri belajar mencari informasi dari sumber utama. Kami juga berharap para mahasiswa, dosen, pimpinan perguruan tinggi, serta mitra industri dan mitra lembaga pemerintah lainnya dapat mengenal lebih dalam program-program Kampus Merdeka sekaligus berbagi pengalaman dan gagasan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program-program Kampus Merdeka,” ucapnya.

Selain di Kota Padang, Kampus Merdeka Fair juga akan diselenggarakan di lima kota lainnya pada bulan Oktober hingga November mendatang, yaitu Yogyakarta, Pontianak, Jakarta, Malang, dan Singaraja-Bali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri BUMN Sampaikan Komitmen Dukung Program MBKM

Menteri BUMN Sampaikan Komitmen Dukung Program MBKM

Metro | Rabu, 06 Juli 2022 | 00:01 WIB

Terkini

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur

Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur

Jatim | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 18:50 WIB

Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain

Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 18:49 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Demo Mahasiswa di DPR, Tuntut Evaluasi Kabinet Merah Putih

Demo Mahasiswa di DPR, Tuntut Evaluasi Kabinet Merah Putih

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 18:47 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:47 WIB

Harga Emas Palembang Naik Lagi, Kini Tembus Rp14,3 Juta per Suku

Harga Emas Palembang Naik Lagi, Kini Tembus Rp14,3 Juta per Suku

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 18:45 WIB