Sekjen Kemenag : Sepanjang 2022, 78 Guru Besar PTKN Telah Ditetapkan

Metro | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:36 WIB
Sekjen Kemenag : Sepanjang 2022, 78 Guru Besar PTKN Telah Ditetapkan
Pengukuhan Guru Besar UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto (Kemenag)

Metro, Suara.com- Sekjen Kementerian Agama Nizar Ali  mengatakan bahwa hingga bulan Oktober 2022 Menteri Agama telah menetapkan sebanyak 78 professor rumpun ilmu agama

Nizar juga mengatakan bahwa Kementerian Agama sejak 2022 telah memiliki kewenangan dalam penilaian dan penetapan angka kredit (PAK) jabatan fungsional Lektor Kepala (LK) dan profesor bagi dosen rumpun ilmu agama di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). 

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pengukuhan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Saifuddin Zuhri, di Purwokerto, Selasa (11/10/2022).

Nizar menjelaskan kewenangan Kementerian Agama dalam PAK jabatan fungsional Lektor Kepala dan profesor bagi dosen rumpun ilmu agama didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan. Regulasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan terbitnya Peraturan Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen Jenjang Lektor Kepala dan Profesor dalam Rumpun Ilmu Agama.

Kementerian Agama juga telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama Nomor 856 Tahun 2021 tentang Pedoman Operasional Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen Jenjang Lektor Kepala dan Profesor dalam Rumpun Ilmu Agama.

Menurutnya  selama ini, sulit membayangkan para dosen berumur sekitar 40 tahun sudah dapat mencapai jenjang karir akademik professor. Professor adalah para dosen-dosen tua yang sudah senior, berkaca mata tebal, dan tentu saja berubah. Menjadi professor saat itu adalah momok bagi kebanyakan dosen. Di samping harus memenuhi capaian tridharma yang tidak sedikit, mereka juga harus dihadapkan pada alur administrasi yang njlimet, tidak sederhana, dan membutuhkan energi yang luar biasa untuk mengawalnya.

“Saat ini, kita saksikan tidak sedikit dosen-dosen muda yang berhasil memperoleh gelar akademik sebagai professor. Tidak jarang bahkan banyak sekali adik kelas kita saat kuliah dulu, sekarang sudah menjadi professor,” ungkapnya. 

Dengan semakin menguatnya kewenangan Kementerian Agama dalam menetapkan Lektor Kepala dan Profesor, Nizar yakin ke depan akan terus lahir professor-profesor muda di kalangan PTK. Sebab, kewenangan ini akan merangsang para dosen muda PTK untuk semakin gigih dalam memenuhi kewajiban-kewajiban tridharma sehingga akan berdampak juga terhadap kontribusi PTK di tengah masyarakat.

“Saat ini, siapapun bisa menjadi profesor. Menjadi professor tidak harus dari dosen yang mampu secara finansial, atau harus berumur tua terlebih dahulu baru bisa menjadi profesor. Semua dosen selama ia dinyatakan memenuhi indikator yang ditentukan oleh tim penilai, maka Kementerian Agama akan langsung melakukan penetapan sebagai professor,” paparnya. 

Lahirnya profesor rumpun ilmu agama, khususnya yang berusia muda, menurut Nizar akan menjadi energi baru bagi penguatan aspek riset dan publikasi. Apalagi, Islamic studies (rumpun ilmu agama) dewasa ini semakin relevan, seiring dengan semakin menguatkan peran Indonesia dalam pergaulan internasional. 

“Saya mengajak kita semua untuk mendiseminasikan Islam Indonesia sebagai pusat kajian Islam di dunia,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Kompetisi Sains Madrasah, Menag Sebut Madrasah Kini Lebih Kompetitif

Buka Kompetisi Sains Madrasah, Menag Sebut Madrasah Kini Lebih Kompetitif

| Senin, 10 Oktober 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:22 WIB

'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital

'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:20 WIB

Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik

Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:15 WIB

Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia

Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:13 WIB

ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?

ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:05 WIB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:02 WIB

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:00 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB