194 Dosen Vokasi Berangkat Magang ke Luar Negeri

Metro | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:24 WIB
194 Dosen Vokasi Berangkat Magang ke Luar Negeri
Keberangkatan magang Dosen Vokasi Magang (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberangkatkan 194 dosen Perguruan Tinggi Vokasi baik negeri maupun swasta untuk mengikuti Program Magang dan Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Unggul Bereputasi Global di luar negeri.

Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya (KLSD) Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Henri Tambunan mengatakan keberangkatan sejumlah dosen ini merupakan salah satu skema dari empat skema yakni Program Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi Internasional, dan Magang Bersertifikat yang diselenggarakan sebagai bentuk kerja sama antara Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Keikutsertaan dosen vokasi magang ke luar negeri ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan inovasi bagi perguruan tinggi asal mereka seiring perkembangan dan dinamika industri berskala internasional,” ujar Henri Tambunan saat melepas kloter pertama di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (22/10).

Henri menjelaskan, setelah melewati serangkaian panjang proses seleksi, akhirnya 194 dosen vokasi dari PTN maupun PTS terpilih mendapatkan beasiswa program magang, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi di 13 perguruan tinggi serta industri di empat negara asing, yaitu Inggris, Jerman, Amerika, dan Singapura.

“Mereka secara bergelombang akan segera diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan magang pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2022 ini,” ujarnya.

Agar dapat mengikuti program ini menurutnya, para dosen harus mengikuti seleksi yang sangat ketat, yaitu harus dinyatakan lulus seleksi administrasi dan substansi yang melibatkan 48 orang reviewer nasional.

“Tidak mudah memang untuk mendapatkan kesempatan yang bagus  ini. Dengan total jumlah pendaftar 646 orang, masing-masing peserta harus menyingkirkan 3-4 peserta lainnya. Bahkan, untuk pelatihan di Oxford EMI United Kingdom, 1 orang dosen harus mengalahkan 11 orang pendaftar lainnya,” urainya.  

194 dosen tersebut akan ditempatkan di beberapa universitas ternama dan bereputasi global, yaitu 96 orang akan dikirim ke tujuh universitas dan industri berskala internasional di Inggris, yakni City of Glasgow College, Cardiff and Vale College, Coventry University, Strathclyde University, Neath Port Talbot  College, Duco Digital, dan Oxford EMI Ltd.

Sementara itu, 58 orang akan diberangkatkan ke Amerika, yaitu Rhode Island University dan Arizona State University. Kemudian, 36 orang lainnya akan berangkat ke TU Dresden Institute, Jerman, dan 4 orang lagi ke SQI International Singapura.

Henri juga menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan seiring tuntutan revolusi industri 4.0. “Dosen pendidikan tinggi vokasi dituntut untuk memiliki kompetensi, wawasan, dan pengetahuan terkait perkembangan dan dinamika industri berskala internasional,” ujarnya.

Oleh karena itu, selama menjalani program magang di beberapa perguruan tinggi dan industri besar luar negeri, peserta diwajibkan untuk menggali sebanyak-banyaknya pengetahuan, wawasan, dan pengalaman penyelenggaraan proses pembelajaran pendidikan vokasi di perguruan tinggi bereputasi global tersebut.

“Hingga akhirnya, sepulang dari menjalani program magang, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi internasional ini, diharapkan dosen tersebut akan menjadi change agent dan leader proyek perubahan dan inovasi bagi perguruan tinggi asal mereka,” tutur Henri.  

Melalui perubahan dan inovasi tersebut, Henri berharap para dosen ini dapat membawa perguruan tingginya ke dalam ekosistem dan tata kelola perguruan tinggi vokasi yang baik dan sehat menuju reputasi perguruan tinggi global, serta siap untuk bersaing di kancah internasional.

Sebagai informasi, program ini juga dilaksanakan dalam rangka membantu Pemerintah Indonesia dalam menjawab tantangan dari hasil penelitian McKinsey Global Institute yang  memprediksi bahwa Indonesia pada tahun 2030 akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-7 di dunia.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah berupaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) terampil sebanyak 113 juta pada tahun 2030. “Ini merupakan tantangan yang cukup berat, mengingat peringkat daya saing global Indonesia saat ini masih berada pada urutan ke-50 dari 141 negara dan menduduki peringkat ke-4 di ASEAN (WEF, 2019),” kata Henri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gernas BBI Perkuat Kemitraan Pendidikan Vokasi dan UMKM

Gernas BBI Perkuat Kemitraan Pendidikan Vokasi dan UMKM

| Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB

GoSend Luncurkan Fitur Kode Terima Paket, Pengiriman Kini Lebih Aman dan Anti Salah Kirim

GoSend Luncurkan Fitur Kode Terima Paket, Pengiriman Kini Lebih Aman dan Anti Salah Kirim

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 07:47 WIB

Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!

Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 07:41 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior

106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 07:35 WIB

22 Kode Redeem FF Terbaru Pagi Ini 23 April 2026, Dapatkan Katana Toyako dan Incubator Langka

22 Kode Redeem FF Terbaru Pagi Ini 23 April 2026, Dapatkan Katana Toyako dan Incubator Langka

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 07:29 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama

5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 07:25 WIB

6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli

6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB