metro

Presiden RI Joko Widodo: Pekerjaan Istana Banyak, Jangan Sering Dihubung-hubungkan dengan Calon Kepala Negara

Metro Suara.Com
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:14 WIB
Presiden RI Joko Widodo: Pekerjaan Istana Banyak, Jangan Sering Dihubung-hubungkan dengan Calon Kepala Negara
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) dalam peresmian Gedung Nasdem Tower di Menteng, Jakarta, Selasa (22/2/2022). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp)

Jangan sedikit sedikit Istana, karena pekerjaan yang dilakukan pihak Istana banyak, bukan soal calon presiden dan calon wakil presiden.

Pada Kamis (26/1/2023) pekan lalu, Presiden RI Joko Widodo dan Surya Paloh bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta. Perjumpaan keduanya dikonfirmasi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmuddin sehari berselang.

Dikutip dari kantor berita Antara, pertemuan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah merebaknya kabar rencana Presiden akan menggelar perombakan menteri atau reshuffle dalam Kabinet Indonesia Maju.

Reshuffle muncul karena desakan politikus PDI Perjuangan agar Presiden melakukan reshuffle terhadap menteri-menteri dari Partai NasDem setelah partai itu menyatakan akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Dalam Kabinet Maju terdapat tiga menteri asal Partai NasDem, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Meski demikian, Presiden RI Joko Widodo meminta agar sejumlah kalangan tidak menghubung-hubungkan urusan kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) menjelang Pemilu 2024.

"Itu urusannya partai, urusan koalisi. Urusan kandidat capres-cawapres itu urusannya partai atau gabungan partai. Apa urusannya Presiden?" ungkap Presiden Joko Widodo kepada jurnalis saat menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta, Selasa (31/1/2023) malam.

Beliau menanggapi pertanyaan seputar pertemuannya dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh serta deklarasi Anies Baswedan sebagai capres untuk Pemilu 2024.

Presiden Joko Widodo menyatakan pihaknya memiliki banyak pekerjaan sehingga ada baiknya menghentikan kebiasaan menghubung-hubungkan Istana dengan persoalan capres-cawapres Pemilu 2024.

"Jangan sering dihubung-hubungkan dengan Istana, dikit-dikit dengan Istana. Istana pekerjaannya banyak," tandasnya.

Meski demikian, dalam beberapa kesempatan Presiden Joko Widodo  melontarkan komentar dukungan kepada sejumlah tokoh untuk maju menjadi capres pada Pemilu 2024. Antara lain kepada Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Pengumuman Anies Baswedan sebagai capres dari Demokrat dan PKS terjadi beberapa hari usai Presiden Joko Widodo bertemu Ketum NasDem Surya Paloh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI