metro

Sandera di Paro Papua Melarikan Diri ke Gunung dan Diselamatkan Warga, TNI-Polri Lakukan Evakuasi

Metro Suara.Com
Rabu, 08 Februari 2023 | 14:30 WIB
Sandera di Paro Papua Melarikan Diri ke Gunung dan Diselamatkan Warga, TNI-Polri Lakukan Evakuasi
Lapangan Terbang Paro Kabupaten Nduga, TKP pesawat Susi Air yang dibakar KKB. (ANTARA/HO)

Masyarakat turut berpartisipasi mengamankan ke-15 pekerja bangunan yang diancam akan dibunuh KKB.

Tiga regu sudah disiapkan untuk diturunkan ke Paro, Kabupaten Nduga, Papua untuk melakukan upaya pembebasan para pekerja bangunan sejumlah 15 orang, serta keberadaan pilot Susi Air yang disandera.

Dikutip dari kantor berita Antara, Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan memimpin upaya pembebasan 16 orang sandera yang  berada di bawah pengawasan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB dengan pimpinan Egianus Kogoya.
 
"Proses sudah berjalan dan saat ini saya sedang memberikan brifing," jelas Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Rahmadani.

KKB yang berada di bawah komando Egianus Kogoya, pad Selasa (7/2/2023) dilaporkan membakar pesawat milik Susi Air yang dengan pilot Philip Martin berkebangsaan Selandia Baru.

Selain itu KKB juga dilaporkan menyandera 15 pekerja atau tukang yang sedang membangun puskesmas di Paro. Mereka adalah Gregorius Yanwarin, Domianus Wenehen, Thadeus Belyanan, Ical Behuku, Simon Walter, Martinus Yanwarin, Gerardius Ruban, Fransiskus Rendi Ruban, Yogi Parlahutan Siregar, Refalino Walten, Antonius Heatubun, Martinus Heatubun, Andreas Kolatlena, Amatus Ruban, serta Walterius Emanuel Heatuban.
 
Di Distrik Paro tidak ada pos TNI-Polri dan untuk mencapai wilayah diperlukan perjalanan 20 menit berkendaraan dari Kenyam, ibukota Kabupaten Nduga atau sekitar 25 menit dari Timika.

Kekinian, seluruh petugas bangunan yang mengerjakan gedung puskesmas di Paro itu sudah dievakuasi dan tiba di Timika. Proses evakuasi mengerahkan tiga helikopter milik TNI-Polri.

 "Mereka baru saja tiba di Timika dan akan langsung diperiksa kesehatannya," jelas Kombes Pol Faizal Rahmadani, yang menjabat  Dirkrimum Polda Papua.

Dipaparkannya, proses evakuasi dilakukan setelah tim yang dipimpin Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan datang menggunakan helikopter tiba di sekitar lokasi ke-15 orang tukang yang diamankan masyarakat di kawasan itu.
 
Mereka melarikan diri dan diselamatkan warga ke atas gunung, setelah diancam hendak dibunuh KKB pimpinan Egianus Kogoya.

"Para pekerja bangunan itu berada di atas gunung dan sempat berkomunikasi karena ada sinyal, sehingga posisinya diketahui dan setelah diamankan langsung dievakuasi ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga," jelas Kombes Pol Faizal Rahmadani.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI