metro

Jusuf Kalla: Barang di Mekkah Banyak Made in China, Jangan Kungkung Bisnis Pakai Agama

Metro Suara.Com
Rabu, 08 Februari 2023 | 22:08 WIB
Jusuf Kalla: Barang di Mekkah Banyak Made in China, Jangan Kungkung Bisnis Pakai Agama
Mantan Wapres Jusuf Kalla, pada Rabu (8/2/2023) meminta pengusaha tak mempersempit peluang bisnis dengan membawa-bawa agama. (Antara)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menasehati para pengusaha muda agar jangan mempersempit peluang bisnis dengan membawa-bawa agama.

Nasehat itu disampaikan JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, saat memberikan sambutan dalam Rakernas 2023 Himpunan Pengusaha KAHMI/Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Hipka) dan pengukuhan anggota baru Hipka tahun 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

“Kalau kita ke Mekkah, ke toko Bin Dawood beli peralatan, dari sandal sampai kopiah made in China. Hampir sulit menemukan made in Indonesia," kata JK.

"Tak bisa dikatakan 'eh beli dari kita karena sama-sama beragama islam.’ Tidak bisa. Pembeli membeli produk baik, murah, dan cepat,” kata dia.

Saat berbisnis di bidang otomotif di daerah Sulawesi Selatan, Makassar, dikatakan relasi bisnis yang dilakukan olehnya tak mengenal batasan agama.

Mulai dari berhubungan dengan orang Jepang yang bekerja di perusahaan Toyota, hingga menjalin hubungan dengan orang Inggris yang bekerja di perusahaan Astra.

Menimbang ekonomi bagian dari muamalah, ucap JK, maka seluruh kegiatan bisnis dianggap termasuk kategori syariah, kecuali menjual barang yang diharamkan agama.

“Ekonomi bagian dari muamalah yang prinsipnya semua boleh (dijual) terkecuali yang dilarang. Misalnya membuat pabrik tekstil, selama tidak jual bir, alkohol, dan lain sebagainya (yang diharamkan), maka termasuk ekonomi syariah,” ungkap Wapres ke-6 dan ke 10.

Lebih lanjut, ia menganggap bahwa siapa saja yang berkiprah dalam dunia ekonomi syariah jangan selalu membatasi kegiatan bisnis tertentu. Bagi JK, tak ada yang salah secara agama dalam berbisnis selama tak dilarang oleh agama.

“Jangan ekonomi syariah dibilang harus begini, istilahnya (pakai) bahasa Arab. Itu ekonomi Arab, bukan ekonomi syariah, (bahkan) orang Arab sendiri tak seperti itu. Jangan perkecil kesempatan bisnis sehingga orang lain mengambilnya,” ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI