Simak dalamnya makna tulisan yang dibuat Bang Jo, dalam menyikapi tindak brutal pelaku penganiayaan putranya.
Bapak atau ayah adalah penanggung jawab bagi anak-anaknya. Memberi perlindungan termasuk mengawasi dan memberikan kasih sayang, serta mengawasi mereka sejak belum lahir hingga sudah dewasa. Itu sebabnya ada pepatah menyatakan: semua bermula dari rumah, di mana orangtua mendidik putra-putri mereka, di luar koridor pendidikan akademis. Bagus atau tidak hasilnya, mungkin sampai sekarang masih bisa didengar komentar: "Anak siapa sih ini, pintar sekali?" Atau, "Siapa punya anak begini yang tidak tahu adat?" yang dilontarkan untuk memuji atau memaki perilaku seorang anak.
Di sisi lain, keberadaan anak-anak juga menjadi kebanggaan orangtua, tempat mereka "berkaca" bagaimana hasil didikannya. Juga mendapatkan inspirasi dan energi, terus membangun hidup demi anak-anaknya.
Pada Senin (20//2/2023) sekira pukul 2023, David Latumahina yang berusia 17 tahun mengalami kejadian penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) kekasih mantannya yang bernama AG. Ditendang dan dipukul berkali-kali, bahkan pelaku menandak kegirangan saat ia jatuh, David hingga kini masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta.
Jonathan Latumahina, sang ayah, sebagaimana dikutip dari laman media sosial Twitter atas nama akun @seeksixsuck menyatakan, "Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf. Mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir."
Bapak dari David Latumahina ini adalah seorang mualaf yang menjadi petinggi Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor atau GP Ansor. Dalam struktur organisasi PP GP Ansor, ia menduduki pos mengurus IT atau pakar bidang siber, seperti dikutip dari Times Indonesia.
Sosoknya terkenal ramah, gemar bergurau, kreatif, dan cerdas. Kerap disapa Om Jo atau Bang Jo. Penampilannya kini berbeda dibandingkan saat bergaya anak punk. Rajah tubuh berupa tato menghias leher, hingga kedua lengan dan tangan. Antara lain berpola sarang laba-laba atau spiderweb. Ia juga dikenal dekat dengan Menteri Agama, Gus Yaqut atau Yaqut Cholil Qoumas.
Jonathan Latumahina banyak menuangkan perasaannya dalam bentuk tulisan di Twitter, Facebook dengan akun Abu Qitmr, dan TikTok @qitmr.25 . Antara lain di akunnya bisa dijumpai bagaimana ia mempelajari sastra Arab, dan syair-syair Arab, yang ikut menuntunnya menjadi seorang mualaf.
Menyikapi kondisi putranya, David Latumahina yang koma selama lima hari, Bang Jo mengungkapkan perasaannya begitu dalam, seperti unggahannya di media sosial Twitter, yang diterjemahkan bebas dari bahasa Inggris, "Tenanglah, Nak. Engkau sudah di rumah sekarang. Kapan tepatnya tubuhmu menjadi sedemikian dingin? Pedang akan terus disarungkan, yang engkau butuhkan hanyalah hangatnya cintaku."
Kurang lebih maknanya, semarah atau setidakberdaya apapun Om Jo karena perlakuan yang terjadi pada David, ia lebih menginginkan anak lelakinya sembuh. Serta dapat merasakan kembali cinta keluarga.
Hal ini diperkuat dengan unggahan berikutnya, yang menyatakan, "Jika nanti kau divonis bakal memiliki kekurangan, bagiku kau tetap utuh seperti sebelumnya. Tiada kasihku yang berkurang sedikit pun."
Tanggung jawab besar sebagai orangtua ditunjukkan Jonathan Latumahina, dengan cara yang begitu gentle.
Jonathan Latumahina, Ayah Korban Penganiayaan Terima Permohonan Maaf Keluarga Pelaku karena Berkaca kepada Putranya Sendiri
Metro Suara.Com
Jum'at, 24 Februari 2023 | 13:51 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Dear Mario Dandy Satriyo, Pak Menteri Bilang, "Anak Kader, Anakku Juga. Catat Ini!"
24 Februari 2023 | 07:51 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Your Say | 07:25 WIB
Bisnis | 07:22 WIB
Tekno | 07:19 WIB
Otomotif | 07:05 WIB