Belum lama ini Arie Kriting seolah berusaha membalas komentar nyinyir ibu mertuanya, Nursyah, dengan membangun rumah mewah dengan tiga lantai untuk Indah Permatasari.
Arie sendiri tak menepis masih harus berjuang untuk menunjukkan kemampuannya menjadi pasangan yang baik untuk Indah. Namun perjuangan Arie ini tampaknya malah kembali menuai komentar julid dari sang ibu mertua.
Seperti dilihat di akun Instagram @insta.nyinyir, tampak Nursyah yang malah mengungkit perjuangannya untuk membesarkan Indah. Komentar itu seakan-akan ingin menunjukkan kalau rumah mewah yang dibangun Arie tidak sebanding dengan perjuangan Nursyah.
Yang turut menjadi sorotan, wanita paruh baya yang baru saja menikahkan adik Indah Permatasari itu sengaja menyematkan emoji wajah tertawa ngakak seolah ingin meledek Arie.
"Bu kasih selamat buat indah, udah bangun rumah baru buat cucu ibu," ujar warganet yang kemudian dijawab Nursyah, dikutip pada Rabu (8/3/2023).
"Selamat ya semoga rumahnya tambah mewah dan megah,,, kan uangnya indah uangku juga karena saya yang berjuang mulai dari SD. Kalian harus malu kali," jawab Nursyah.
Nursyah bahkan tidak mencabut opininya ketika warganet mengingatkan agar seorang ibu tak seharusnya mempermasalahkan perjuangan ketika membesarkan anak.
"Ibu seharusnya tidak meminta imbal atas apa membesarkan anak, apa salah Arie Kriting sampai ibu tidak memberi restu, Ary Kriting sangat menyayangi anak ibu, dan ibu cuman memandang harta, membandingkan mereka, TIDAK ibu fikirkan perasaan anak ibu," ujar warganet lagi.
"Sana tanya apa yang Ari berbuat ke saya. Kalian itu tidak tau sayangku yang mereka tutupin sampai sekarang, kenapa sampai sekarang duduk mubahalah mereka tidak lakukan yaaa karena mereka berbuat," sahut Nursyah yang lagi-lagi menyematkan emoji wajah ngakak.
Sontak sikap Nursyah ini semakin membuat publik mengelus dada. Terbukti dari kolom komentar unggahan @insta.nyinyir yang dipenuhi dengan ucapan istighfar serta doa warganet agar Nursyah segara terjamah hatinya untuk merestui pernikahan Arie Kriting dan Indah Permatasari.