Perseteruan Venna Melinda dan Ferry Irawan jelang perceraian mereka terus menjadi sorotan publik. Bahkan ibunda Ferry, Hariati, belakangan ikut menanggapi dengan keras konflik yang terjadi.
Seperti belum lama ini Hariati membuka perilaku Venna saat artis sekaligus politisi itu mengunjungi anaknya secara diam-diam di tahanan. Bahkan Venna terungkap mengunjungi Ferry tanpa didampingi kuasa hukumnya.
Dilihat dari kanal YouTube Citra Selebriti, Hariati tampak memberi pernyataan pers dengan didampingi anak dan kuasa hukumnya. Dalam kesempatan itu, Hariati sampai tak kuasa menahan air mata dengan nasib putranya.
"Kemarin kan baru ketemu ya dan saya langsung pelukan," ujar Hariati sambil mengusap air matanya, dikutip pada Kamis (9/3/2023).
"Kasihan saya melihat Ferry," sambung wanita lanjut usia yang kerap terlihat mengenakan kursi roda tersebut.
Bukan tanpa alasan. Hariati rupanya tidak sampai hati melihat Ferry yang dipaksa dan diintimidasi agar mengakui sudah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Venna.
Bahkan demi dikabulkan, Venna disebut marah-marah hingga berjanji akan mencabut laporannya asal Ferry mengaku.
"Waktu tanggal 24 ada Venna datang ke sana menemui Ferry. Dia kaget karena Venna dateng sendiri," jelas Hariati.
"Venna bilang ke Ferry suruh ngaku aja kalau KDRT. Nanti kalau ngaku laporannya mau dicabut. Tapi Ferry mau ngaku apa? Kan dia nggak berbuat apa-apa. Venna sempet ngamuk dan uring-uringan di sana karena Ferry nggak mau ngaku," lanjutnya.
Baca Juga: Tolak Rujuk, Mediasi Ferry Irawan dan Venna Melinda Gagal
Tak hanya itu, Venna bahkan sampai mengancam Ferry agar permintaannya dikabulkan. "Venna sampai kayak histeris gitu. Dia juga sampai ngancam Ferry," kata Hariati.
Hariati sebelumnya juga pernah mengungkap keburukan Venna di tengah alotnya proses perceraian sang artis dengan Ivan Fadilla. "Makanya maaf aja ya, anak-anaknya kan nggak ada yang mau ikut ibunya. Jadi ikut bapaknya semua," terang Hariati.
"Jadi Venna juga waktu perpisahan yang dulu itu hampir gila dia. Hampir gila loh, ya memang mungkin sudah gila kali ya, saya juga nggak tahu deh. Ya karena kan anaknya kan nggak bisa diambil," imbuhnya.