Sosok Ibu Ida Dayak belakangan ini menjadi sorotan publik usai mampu mengobati berbagai macam penyakit. Nama Ida Dayak pun sering dikaitkan dengan Pesulap Merah.
Belakangan, dikabarkan bahwa Ida Dayak mencabut kesaktian lelaki dengan nama asli Marcel Radhival tersebut dan membuatnya muntah darah setelah melecehkan suku Dayak.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube FATHAN OFFICIAL di mana akun tersebut mengunggah video singkat berjudul "Muntah Darah - Detik-detik Ibu Ida Dayak Cabut Kesaktian Pesulap Merah Usai Lecehkan Suku Dayak".
Dalam thumbnail video tampak sosok Ibu Ida Dayak memegang Pesulap Merah dengan mulut berwarna merah seolah mengeluarkan darah.
Video berdurasi 5 menit 4 detik tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 419.000 penayangan. Namun, benarkah klaim dalam video itu?
CEK FAKTA:
Setelah menonton keseluruhan video, tidak ditemukan bukti kredibel yang menyatakan bahwa Ida Dayak mencabut kesaktian Pesulap Merah.
Video itu hanya berisi kompilasi dari potongan video yang tidak berkaitan peristiwanya. Sementara itu, foto dalam thumbnail merupakan hasil editan yang direkayasa.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan terkait pencabutan kesaktian Pesulap Merah oleh Ida Dayak hingga muntah darah.
Baca Juga: CEK FAKTA: Rafael Alun Trisambodo Alirkan Dana kepada Arteria Dahlan dan Menteri Keuangan?
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Pesulap Merah muntah darah dan dicabut kesaktiannya oleh Ida Dayak merupakan berita palsu atau hoaks.
Baik judul ataupun isi video tidak memiliki kesinambungan. Video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].