Pelecehan Seksual ke Perempuan yang Dituding Pemandu Karaoke di Sumbar Karena Pemahaman Agama Dangkal

Metro Suara.Com
Sabtu, 15 April 2023 | 17:44 WIB
Pelecehan Seksual ke Perempuan yang Dituding Pemandu Karaoke di Sumbar Karena Pemahaman Agama Dangkal
Kafe di Pesisir Selatan ([Suara/Saptra S])

Wakil Ketua Pelita Padang, Silmi Novita Nurman mengatakan peristiwa keji yang terjadi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat - ketika dua orang perempuan diarak, diceburkan ke laut, ditelanjangi, dipegang payudaranya dan direkam - adalah akibat dari pemahaman agama yang dangkal serta sempit.

"Memperkusi perempuan atas nama moralitas agama adalah tindakan yang menginjak-injak kemanusiaan. Disebabkan pemahaman keagamaan yang dangkal dan misoginis, yang memandang perempuan sebagai sumber aib dan fitnah," kata Silmi dalam keterangannya, Sabtu (15/4/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perbuatan para pelaku tersebut merupakan tidakan di luar batas kemanusiaan. Terlebih tidak mencerminkan apa yang diajarkan dalam agama.

"Perbuatan para pelaku sama sekali tidak memanusiakan manusia. Apalagi jika sampai mengatasnamakan agama sebagai pembenaran untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan. Ini adalah perilaku yang sangat tidak bisa dibenarkan,” kecam Silmi.

Aksi pemuda di Sumbar yang telanjangi hingga ceburkan wanita pemandu karaoke ke laut. [Instagram]
Aksi pemuda di Sumbar yang telanjangi hingga ceburkan wanita pemandu karaoke ke laut. (sumber: Instagram)

Menurutnya, seharusnya bulan suci Ramadan bisa dimanfaatkan dengan memperbanyak amal baik dengan semangat memanusiakan manusia. 

Ia juga menilai jika selama ini dalam kasus-kasus serupa, perempuan kerap kali disudutkan menjadi korban. Sementara pihak laki-laki cenderung aman. 

Ia juga mengatakan kasus seperti ini bukan yang pertama di Sumbar. Sebelumnya pada 2020 seorang perempuan di Pasaman juga ditelanjangi dan diarak keliling kampung karena dituduh berbuat mesum. Kejadian itu juga direkam dan videonya disebar di media sosial.

Untuk itu, Silmi mendesak agar aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dalam kasus tersebut dan memprosesnya secara hukum.

Silmi pun menekankan bahwa tanpa adanya penegakan hukum yang berkeadilan, kejadian-kejadian serupa berpotensi terulang kembali di masa datang.  

"Polisi harus menindak tegas para pelaku sesuai peraturan perundang-undangan agar korban mendapatkan keadilan. Pemerintah juga mesti memberi jaminan pemulihan korban beserta keluarganya, serta memastikan kejadian ini tidak lagi berulang. Jangan dibiarkan,” tegasnya.

Sebelumnya Sebelumnya Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Novianto Taryono mengatakan sedang mencari para pelaku. Polisi akan mendeteksi tiga pelanggaran dalam kasus tersebut, yakni persekusi, undang-undang pornografi dan UU ITE.

Baca Juga: Dua Perempuan yang Diarak dan Ditelanjangi di Sumbar Ternyata Bukan Pemandu Karaoke

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI