Ferdy Sambo dan sang istri, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati oleh hakim. Sementara Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara.
Namun beredar kabar bahwa Ferdy Sambo mengajukan permintaan terakhir sebelum dieksekusi mati untuk satu sel dengan Putri Candrawathi. Tak hanya itu, Ferdy Sambo juga ingin melakukan hal tak senonoh dengan sang istri di dalam sel.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube KANAL BERITA yang mengunggah video berjudul "BEJAT! PERMINTAAN TAK SENONOH SAMBO // INGIN SATU DENGAN PC DAN LAKUKAN INI".
Pada thumbnail video terlihat keterangan yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo memiliki permintaan terakhir yaitu ingin satu sel dengan Putri Candrawathi dan nekat melakukan sesuatu di dalam sel.
Dalam thumbnail tampak potret lelaki dan perempuan tanpa busana di mana tubuh mereka ditutupi selimut putih.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 3.700 penayangan. Namun, benarkah Ferdy Sambo mengajukan permintaan terakhir sebelum dieksekusi mati?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 2 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo memiliki permintaan terakhir untuk satu sel dengan istrinya.
Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi seputar proses persidangan Ferdy Sambo cs. Video itu tidak menunjukkan narasi yang selaras antara judul, thumbnail, dan isi video.
Faktanya, Ferdy Sambo ditahan di dalam Mako Brimob. Sementara Putri Candrawathi menjalani hukumannya di Rutan Salemba Cabang Kejagung. Perbedaan lokasi penahanan tidak memungkinkan pasangan tersebut ditempat dalam satu sel.
Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail pun hasil editan.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo ingin ditempatkan satu sel dengan Putri Candrawathi sebagai permintaan terakhirnya sebelum dieksekusi mati merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].