Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita terus menjadi sorotan masyarakat.
Lantaran Satrio Dewandono mencium bibir Salshadilla saat acara sungkeman Lebaran, sebagai anak sambungnya.
Baru-baru ini, tersiar kabar Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita babak belur digrebek warga.
Kabar tersebut disiarkan melalui akun channel YouTube Tabir Selebriti dengan judul "BUNTUT HUBUNGAN TERLARANG!!Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita Babak Blur Akibat Digrebek Warga".
Sementara sampul video menampilkan foto pasangan dengan wajah Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita, Iis Dahlia, kerumunan warga, serta sebuah gubug kecil.
Tertulis sebagai keterangan sampul video adalah Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita b4b4k b3lur akibat digrebek warga.
Hingga berita diturunkan, video ini telah ditonton sebanyak lebih dari 2.300 kali.
Lantas, benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Usai tim Metro Suara melakukan penelusuran terhadap video berdurasi 3 menit 53 detik itu, informasi yang disampaikan adalah salah.
Tidak ada pembahasan seputar Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita babak belur akibat digrebek warga.
Awal video, narator menyampaikan kabar Satrio Dewandono diusir warga setempat karena diketahui menghamili putri sambungnya Salshadilla Juwita.
Kemudian, narator membacakan berita dari sebuah media online seputar Satrio Dewandono yang tinggal di sebuah gubuk usai diusir warga.
Di akhir video, narator menyampaikan bahwa kabar yang disampaikan merupakan berita hoaks.
KESIMPULAN
Dari uraian kabar di atas, kabar Satrio Dewandono dan Salshadilla Juwita babak belur akibat digrebek warga adalah konten hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].