Nikita Mirzani disebut-sebut sedang menghadapi musuh terbesar yang sepadan dengannya, yakni Laura Meizani alias Lolly sang anak sulung. Pasalnya Lolly lebih memilih untuk berpihak dengan ayah sambungnya yang juga berkonflik dengan Nikita, yakni Antonio Dedola.
Namun belakangan Nikita berkoar-koar memunculkan dugaan bahwa Antonio cuma memanfaatkan Lolly. Apalagi karena kini Lolly juga bersikeras ingin mandiri dengan menerima tawaran endorsement produk.
Salah satunya seperti yang dilihat di akun TikTok @awkazell. Nikita dalam salah satu siaran langsungnya di Instagram membeberkan bagaimana cara Antonio memoroti uang anaknya.
"Dari beberapa produk terus saya tanya, 'Memang transfer uangnya ke mana?' Terus dikirim, 'Oh ini ke dia? Ke laki-laki itu?'" kata Nikita, dikutip pada Selasa (30/5/2023).
Alih-alih ke rekening Lolly, honor hasil endorsement anak Nikita rupanya malah langsung ditransfer kepada Antonio. Pasalnya nomor rekening Antonio lah yang diberikan kepada para produk pengguna jasa Lolly.
Hal ini juga yang sempat memicu kemarahan Nikita lantaran Lolly menghabiskan puluhan juta Rupiah uang sakunya dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Padahal Lolly juga seharusnya mendapat uang tambahan dari endorsement. Namun kini Nikita mengaku sudah mencoba mengikhlaskan semuanya.
"Ya sudah, saya mah nggak marah. Aku emang sesantai itu guys hidupnya. Kalau misalnya aku sempet down pasti, karena bagaimanapun aku manusia biasa, tapi udah hilang itu," ujar Nikita.
Namun Nikita juga terang-terangan mengakui seberapa dalam sakit hatinya atas konflik yang sedang terjadi. "Semalam juga saya masih nangis karena pengin ngomong sesuatu tapi nggak bisa diutarakan gitu," tandasnya.
Hal ini tentu menuai beragam respons warganet, termasuk soal kedekatan Lolly dan Antonio yang dianggap tidak wajar untuk ukuran seorang anak dengan ayah sambungnya.
"Berarti loli ngasih no rek Toni ke olshop yang nge endorse, gitu yah?" komentar warganet.
"Entahlah.. aku bingung ntah siapa yang dapat di percaya," tutur warganet.
"Suamiku adalah mantu ku," sindir warganet lain.