CEK FAKTA: Anies Mundur dari Partai Nasdem, Takut Terseret Kasus Korupsi Rp 8 Triliun

Metro | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2023 | 12:52 WIB
CEK FAKTA: Anies Mundur dari Partai Nasdem, Takut Terseret Kasus Korupsi Rp 8 Triliun
Cek fakta Anies Baswedan mundur dari Partai Nasdem. ([YouTube/RODA POLITIK])

Anies Baswedan dikabarkan mundur dari Partai Nasdem karena tak ingin ikut terseret dalam kasus korupsi BTS senilai Rp 8 triliun yang melibatkan Johnny G Plate.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube RODA POLITIK yang mengunggah video berjudul "TAK INGIN NAMANYA DISERET KORUPSI 8 TRILIUN ANIES BASWEDAN MENGUNDURKAN DIRI DARI PARTAI NASDEM".

Dalam thumbnail video terdapat narasi yang berbunyi, "Anies Mundur Dari Partai Nasdem, Surya Paloh Ngemis-ngemis Tak Mau Ditinggalkan".

Tampak potret Anies Baswedan, Surya Paloh, dan Johnny G Plate yang mengenakan pakaian tahanan. Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 3.900 penayangan.

Namun, apakah benar Anies Baswedan mundur dari Partai Nasdem karena tak ingin terlibat dalam kasus korupsi BTS?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 8 detik di atas, tidak ada pernyataan resmi ataupun bukti valid yang menunjukkan bahwa Anies Baswedan mundur dari Partai Nasdem.

Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi terkait ucapan Anies mengenai beragam jenis mafia.

Namun hingga akhir video, narator sama sekali tidak menjelaskan seperti yang sesuai klaim.

Faktanya, Anies Baswedan masih tergabung dalam Partai Nasdem. Dengan kata lain, tidak ada keselarasan antara isi video dan judul yang tertera.

Tak hanya itu, foto yang digunakan merupakan hasil editan dan hanyalah manipulasi.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Anies Baswedan mundur dari Partai Nasdem karena tak mau ikut terseret dalam kasus korupsi BTS Rp 8 triliun merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Surya Paloh Terancam Hukuman Mati, Imbas Kasus BTS 10 Triliun

CEK FAKTA: Surya Paloh Terancam Hukuman Mati, Imbas Kasus BTS 10 Triliun

| Rabu, 31 Mei 2023 | 10:28 WIB

Cawe-cawe Jokowi Di Pemilu 2024 Berbalas Sindiran Anies Soal Penjegalan

Cawe-cawe Jokowi Di Pemilu 2024 Berbalas Sindiran Anies Soal Penjegalan

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 08:54 WIB

Wanti-wanti Anies Jika Sistem Pemilu Tertutup Diberlakukan: Kemunduran Bagi Demokrasi

Wanti-wanti Anies Jika Sistem Pemilu Tertutup Diberlakukan: Kemunduran Bagi Demokrasi

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 07:09 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB