Grab, perusahaan penyedia layanan online dari Singapura, disebut akan memangkas ratusan pegawai dalam waktu dekat. PHK Grab ini kabarnya akan menjadi yang terbesar setelah era Covid-19.
Seperti dilansir Reuters dari Bloomberg, Selasa (20/6/2023) Grab diperkirakan akan mengumumkan PHK terhadap sekitar 5 persen dari pegawainya pada pekan ini.
Grab memangkas sekitar 360 pegawainya karena kerugian yang dialami perusahaan selama Pandemi Covid-19 kemarin. Meski demikian jumlah pegawai yang akan di-PHK belum final dan masih dirundingkan.
Rencana ini sendiri diumumkan saat Grab tahun ini memproyeksikan keuntungan tahun ini, setelah menaikan jumlah pendapatan pada tahun lalu.
Jika benar melakukan PHK, maka Grab melanggar janji para petingginya yang pada September tahun lalu mengeklaim tidak akan memotong jumlah pegawai lagi di masa depan.
Grab yang kini beroperasi di delapan negara, memang menguasai pasar Asia Tenggara. Tetapi perusahaan itu belum bisa mencatatkan keuntungan karena persaingan yang ketat dengan GoTo asal Indonesia.
Hingga berita ini ditayangkan, Grab belum memberikan komentar mengenai rumor PHK terbaru ini.