Tidak sekedar bongkar aib di media sosial, mantan karyawan Tasyi Athasyia ini secara resmi melaporkan mantan bosnya itu ke polisi.
Menurut pengakuannya, Putri mengklaim dipaksa menandatangani surat pernyataan damai.
"Mereka memaksa untuk tanda tangan mantan karyawan bahwa masalah ini sudah selesai," terang kuasa hukum Putri, Marloncius Sihaloho di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6/2023).
Menurut surat tersebut, Tasyi Athasyia meminta Putri tidak membenarkan pengakuan mantan karyawan lain, terkait pengalaman kurang menyenangkan selama bekerja sama.
Menariknya, dari pengakuan Putri, Tasyi justru mengancam bakal melaporkan balik bila tidak mengikuti kemauannya.
"Kami diancam dilaporkan juga ke polisi," ujar Putri.
![Curhatan warganet tentang Tasyi Athasyia. [[Screenshot]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/06/09/1-curhatan-warganet-tentang-tasyi-athasyia.jpg)
Tasyi Athasyia resmi dilaporkan atas kasus dugaan pengancaman dengan kekerasan.
Seperti diketahui, kasus Tasyi Athasyia ini diawali dengan mantan karyawan yang membongkar dirinya mengalami telat gajian hingga satu bulan.
Tidak hanya itu, dari cerita para mantan karyawannya Tasyi pun memperlakukan mereka dengan buruk, salah satunya memberikan makanan sisa.
Baca Juga: Arti Tato di Punggung Rendy Kjaernett Bergambar Syahnaz Sadiqah, Pakar: Cintanya Enggak Main-Main
Di sisi lain, Tasyi Athasyia didampingi suaminya pernah memohon maaf secara resmi kepada semua pihak yang merasa dirugikan, melalui media sosial dan akun kanal YouTubenya.