Ferdy Sambo terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J akhirnya dieksekusi mati.
Disebutkan, proses eksekusi mati berjalan lancar usai Iduladha.
Kabar itu dibagikan kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video berjudul "2 HARI SETELAH IDUL ADHA AKHIRNYA FERDY SAMBO DIEKSEKUSI MATI PROSES BERJALAN DENGAN LANCAR ?".
Narasi pada thumbnail video berbunyi, "Proses Tembakk Mati Berjalan Lancar Sambo Langsung Terkapar Tak Berdaya".
Tampak potret Ferdy Sambo dalam lingkaran dan terlihat sesosok tubuh terkapar yang dikelilingi aparat polisi.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 3.700 penayangan.
Lantas, benarkah Ferdy Sambo telah dieksekusi mati usai Iduladha?
CEK FAKTA
Informasi yang mengklaim Ferdy Sambo telah dieksekusi mati usai Iduladha dan prosesnya berjalan lancar adalah salah.
Baca Juga: Link Video Syur Mirip Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Disebut Hoaks, Penyebar Bisa Dipenjara?
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 14 detik di atas, narator hanya membahas tentang proses eksekusi mati yang nantinya dijalankan oleh Ferdy Sambo.
Tak hanya itu, narator juga menyampaikan informasi tentang jasa-jasa Ferdy Sambo saat menjabat Kadiv Propam Polri.
Hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun penjelasan secara akurat bahwaa Ferdy Sambo telah menjalani eksekusi mati setelah Iduladha.
Hingga kini, belum ada tanggal resmi pemberlakukan eksekusi karena Ferdy Sambo mengajukan Kasasi di Mahkamah Agung.
Foto yang digunakan pada thumbnaik pun hasil editan yang tidak ada sangkut pautnya dengan kasus Ferdy Sambo.
KESIMPULAN
berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar usai Iduladha eksekusi Ferdy Sambo berjalan lancar merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tidak selaras dengan judul.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].