Disuruh Minta Maaf ke Pak RT, Dewi Perssik: Sikapnya Arogan, Provokator

Metro

Minggu, 02 Juli 2023 | 11:24 WIB
Disuruh Minta Maaf ke Pak RT, Dewi Perssik: Sikapnya Arogan, Provokator
Dewi Perssik usai menghadiri mediasi dengan Ketua RT terkait dugaan penolakan sapi kurban. (Suara.com/ Adiyoga Priyambodo)

Dewi Perssik seolah enggan meminta maaf ke Ketua RT di kediamannya soal tudingan kasus sapi kurban ditolak.

Ia justru menyayangkan sikap Pak RT di wilayah Lebak Bulus itu yang dianggapnya arogan.

"Masalah minta maaf itu gampang, cuma sikap Pak RT ini menurut saya arogan," kata Dewi Perssik dalam video yang diunggah ke Instagram pribadinya, dikutip Minggu (2/7/2023).

Ia menilai kalau hewan kurban yang dititipkan ke masjid di kediamannya itu adalah untuk keperluan masyarakat, bukan barang pribadi.

Maka dari itu, lanjut Dewi Perssik, seharusnya Ketua RT memperbolehkan barang tersebut dititipkan di sana.

"Karena sapi itu kan keperluan berkurban untuk masyarakat, bukan buat pribadi. Kecuali barang pribadi saya titipin di masyarakat, itu baru tidak boleh," ucap perempuan yang akrab disapa Depe ini.

Dia juga menyoroti soal sikap Ketua RT yang dinilainya seolah memprovokasi warga. 

"Ditambah Pak RT responsnya malah memprovokasi warganya, diduga seperti itu. Menurut saya itu tidak patut dilakukan oleh seorang RT. Sangat disayangkan sekali," ketus dia.

"Harusnya RT tuh sebagai penengah, ini malah sebaliknya. Malah RT-nya enggak terima dan merasa terhina cuma karena dititipkan sapi untuk kemaslahatan masyarakat," pungkas mantan istri Aldi Taher ini.

Polemik sapi kurban Dewi Perssik
Sebelumnya Dewi Perssik mengungkapkan dirinya ditolak saat ingin mendaftar untuk kurban di lingkungan tempat tinggalnya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta.

"Bapak RT Lebak Bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari Dewi Perssik," tulisnya di akun Instagram pribadinya @dewiperssik9, dikutip Rabu (28/6/2023).

Menurut wanita yang akrab disapa mommy ini, dari pengakuan Bapak RT itu, warganya sudah memiliki banyak persediaan daging.

Bahkan, dari pengakuannya, penyampaian Bapak RT itu dengan emosi dan membentak asisten rumah tangga Dewi Perssik.

"Katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh. Sampe membentak art-art (asisten rumah tangga) dan driver saya," dia menambahkan.

Menariknya lagi, diduga oknum itu meminta Rp 100 juta dari Dewi Perssik.

"Kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari art-art, asisten, security dan supir saya," ucapnya lagi.

Ketua RT itu juga tidak segan menantang mantan istri Aldi Taher ini untuk bertemu dengannya jika merasa keberatan.

"Bahkan nantangin saya pak RT-nya. Berani sekali Anda nyuruh art-art saya untuk disampaikan ke saya," pungkasnya dalam caption tersebut.

Klarifikasi Ketua RT
Ketua RT di Lebak Bulus, Malkan, akhirnya ikut berkomentar soal polemik sapi kurban milik Dewi Perssik yang disebut telah ditolak olehnya.

Malkan menjelaskan, awalnya ada asisten rumah tangga (ART) Dewi Perssik yang tiba-tiba menitipkan sapi dan kambing di masjid di wilayahnya.

Tapi hewan kurban itu justru diangkut kembali dari lokasi. Ia pun mengaku heran dengan hal tersebut.

Sebab, mulanya Malkan menerima info kalau sapi dan kambing itu mau disembelih di masjid tersebut.

"Kalau kayak gitu ada apa dong sama saya? Kalau ada sapi yang sudah diserahin ke ente, tiba-tiba diambil, bagaimana perasaannya? Berasa ada yang buruk dong. Ada apa ini kok orang enggak percaya sama saya?" keluh Malkan usai mediasi dengan Dewi Perssik, dikutip Jumat (30/6/2023).

Maka dari itu, Malkan memilih untuk tidak mengurus sapi dan kambil milik Dewi Perssik yang dititipkan di masjid.

Bahkan dia juga tak mau memindahkan sapi dan kambing tersebut ke lokasi lain sesuai permintaan ART sang pedangdut.

Dia juga menjelaskan soal pernyataan dipalak Rp 100 juta. Menurut dia, hal itu adalah miskomunikasi yang salah dipahami oleh ART Dewi Perssik.

"Asisten rumah tangga beliau bilang, 'Pak tolong bantu dong untuk angkut itu,' kan sapinya berat. Saya bukan orang yang ahli di bidang itu. Saya menolak. Saya enggak mau," ungkapnya.

"Datang lagi beliau, 'Pak nanti saya kasih uang rokok.' Saya bilang, 'Mas jangan kata uang rokok Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, Rp 1 juta, Rp 100 juta saya enggak mau'," tutur dia.

"Dan tadi supirnya klarifikasi bener pak RT ngomong gitu kemarin kenapa dia berpikiran saya minta Rp 100 juta tinggal kalian menilainya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Berseteru dengan Ketua RT Gegara Kurban, Netizen Minta KPI Boikot Dewi Perssik

Usai Berseteru dengan Ketua RT Gegara Kurban, Netizen Minta KPI Boikot Dewi Perssik

Your Say | Minggu, 02 Juli 2023 | 11:20 WIB

Ini Sapi Termahal di Dunia Tembus Rp 64,4 Miliar: Apa Istimewanya?

Ini Sapi Termahal di Dunia Tembus Rp 64,4 Miliar: Apa Istimewanya?

Lifestyle | Minggu, 02 Juli 2023 | 10:15 WIB

Bingung Mau Olah Daging Kurban? Ini Resep dan Cara Membuat Gulai Kambing yang Nikmat dan Empuk

Bingung Mau Olah Daging Kurban? Ini Resep dan Cara Membuat Gulai Kambing yang Nikmat dan Empuk

Lifestyle | Minggu, 02 Juli 2023 | 09:22 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×