Narasi memaksakan pengertian Lionel Messi tidak ke Indonesia karena sombong, dan Erick Thohir terharu Ronaldo "membayar" kecewa.
Lionel Messi adalah salah satu pemain sepak bola legendaris Argentina yang mendapatkan jatah libur dari Coach Lionel Scaloni setelah laga FIFA Matchday 2023 melawan Timnas Australia di China. Sehingga ia tidak ikut serta ke Indonesia saat Timnas negerinya bertarung melawan Timnas negeri kita.
Cristiano Ronaldo adalah pemain sepak bola legendaris asal Portugal, yang sepak terjangnya tidak jarang dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi.
Metro Suara.com menyimak dari kanal YouTube, akun bernama TITIK 7 telah mengunggah video berjudul "Erick Tohir Sepak Bola Makin Maju, Cristiano Ronaldo Beri Pujian, Fans Leo Messi Menyesal".
Diunggah pada Minggu (2/7/2023), foto thumbnail adalah wajah Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, sampai Raja Salman bin Abdulaziz.
Tulisan penyertanya, "KABAR TIMNAS PILIHAN KESOMBONGAN MESSI DI BAYAR LUNAS! ERICK TOHIR TERHARU DENGAN INI? CR7 BERTINDAK UNTUK INDONESIA".
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya adalah:
* Terjadi kesalahan penulisan nama Ketua Umum PSSI di judul dan di thumbnail.
Fakta: Nama Ketua Umum PSSI adalah Erick Thohir dan dua kali dituliskan pengunggah sebagai "Erick Tohir".
Logika: penulisan dan penyebutan nama serta gelar adalah krusial dalam dunia jurnalistik. Bila untuk hal seperti ini saja salah, bagaimana dengan unsur kredibel dan valid dalam beritanya? Pasti tidak terpenuhi.
* Menit 0:05 memuat potongan video Cristiano Ronaldo bertemu dengan Martunis, anak lelaki asal Aceh salah satu korban tsunami 26 Desember 2004 yang saat ditemukan tim SAR mengenakan kostum jersey Timnas Portugal.
Fakta: pembuat video mencoba membuat penonton ingat atau memberikan informasi bagi yang belum tahu soal Cristiano Ronaldo menyantuni dan memberi kesempatan Martunis bermain bola di Portugal. Akan tetapi peristiwa ini tidak sesuai atau tidak menjawab judul yang ditulis sendiri oleh pembuat video.
* Menit 0:10 memuat potongan video wawancara Lionel Messi yang diberi terjemahan "Ini salah, saya merasa tidak melakukan apa-apa."
Fakta: terlepas dari apapun bahasannya, sampai kini tidak ada media kredibel mengunggah wawancara dengan Lionel Messi terkait ia tidak hadir di Indonesia.
Logika: seperti disebutkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjadi hak bagi Timnas Argentina untuk menurunkan siapa saja pemainnya, karena Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina, bukan Messi All Star.
* Menit 0:39 - 0:42 video mulai mengunggah materi panorama alam Indonesia yang bagus sebagai jembatan ruginya Lionel Messi tidak datang karena tidak bisa menyaksikan keindahan Tanah Air kita.
Fakta: tidak ada berita dari media kredibel membincangkan Lionel Messi menyesal soal tidak melihat keindahan Indonesia dan seterusnya. Lionel Messi tidak hadir karena diberikan off oleh pelatih.
Logika: sebagai pemain bola profesional, Lionel Messi bermain, beristirahat, off, ikut, dan tidak ikut ke suatu laga atau negara sesuai arahan pelatih atau coach. Bukan soal memilih mau atau tidak. Pemain bola memerlukan istirahat, dan kesempatan bermain untuk menambah jam terbang, yang jadwalnya ada di tangan pelatih.
* Menit 0:57 malahan membahas pemain diaspora Indonesia di mancanegara, antara lain anak sulung pasangan Donna Agnesia dan Darius Sinathrya.
* Karena kontinuitas atau kesinambungan judul dan konten video tidak bisa ditunjukkan pengunggah video, menjelang 1 menit tayangan dari durasi total 8 menit 22 detik dihentikan.
KESIMPULAN
Video "Erick Tohir Sepak Bola Makin Maju, Cristiano Ronaldo Beri Pujian, Fans Leo Messi Menyesal" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulative content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].