Si Kembar Rihana dan Rihani yang Janjikan iPhone Harga Miring kepada Konsumen Sudah Ditangkap di Gading Serpong

Metro

Rabu, 05 Juli 2023 | 06:24 WIB
Si Kembar Rihana dan Rihani yang Janjikan iPhone Harga Miring kepada Konsumen Sudah Ditangkap di Gading Serpong
Pelaku penipuan penjualan Iphone murah, si kembar Rihana dan Rihani saat dirilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/7/2023) ((Suara/Yasir))

Si kembar ini adalah sepasang penipu yang membohongi korban hingga miliaran rupiah.

Tertangkap sudah, Rihana dan Rihani atau Rihani dan Rihana, duet kembar penipu konsumen dengan modus penjualan iPhone dengan harga 30 persen di bawah standar.

Dikutip dari kanal News Suara.com, dua tersangka Rihana dan Rihani ditangkap di Apartemen M Town Residences Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (4/7/2023) pagi. Kerugian yang ditimbulkan sekira Rp 35 miliar.

Selama ini keduanya berpindah-pindah apartemen untuk mengecoh Polisi, utamanya saat nama Rihana-Rihana masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Pada saat ditangkap pelaku sedang istirahat di salah satu apartemen. Sering berpindah-pindah dari apartemen satu ke apartemen lainnya," jelas Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Imam Yulisdiyanto saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa.

Penangkapan Rihana-Rihani dilakukan atas bantuan pihak keluarga dan keamanan apartemen.

"Sekarang kami melakukan pemeriksaan dulu untuk 1x24 jam dan nanti untuk selanjutnya baru kami menentukan langkah berikutnya," demikian keterangan selanjutnya.

Si kembar pelaku penipuan dengan modus menyediakan peranti telekomunikasi berharga lebih murah 30 persen ini tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sekira pukul 09.30 WIB. Keduanya tampil berbusana sama yaitu kemeja motif garis-garis dan kaus lengan panjang merah muda dan wajah ditutup masker.

Kombes Pol Hengki Haryadi, Dirreskrimum Polda Metro Jaya  menjelaskan penangkapan terhadap Rihana dan Rihani dilakukan oleh tim khusus di bawah koordinasi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Imam Yulisdiyanto.

Dalam penangkapan si kembar Rihana dan Rihani, Indonesia Police Watch (IPW) menyarankan Polda Metro Jaya melibatkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Pasalnya, dianggap melecehkan institusi Kepolisian seperti yang dilakukan tersangka kasus kepemilikan senjata api atau senpi ilegal Dito Mahendra.

"Kapolda Metro Irjen Karyoto harus bertindak untuk meminta bantuan Densus 88 dalam menangkap  si kembar Rihana dan Rihani. Hal ini dilakukan, seperti inisiatif Kabareskrim Komjen Agus Andrianto yang ingin melibatkan Densus 88 untuk memburu Dito Mahendra yang telah melecehkan pihak Kepolisian setelah dipanggil dua kali oleh Bareskrim Polri tidak pernah datang," jelas Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso pada Minggu (2/7/2023) pekan lalu.

Pelibatan Densus 88, sangat diperlukan untuk mempercepat proses penangkapan terhadap Rihana dan Rihani. Selain  memperlihatkan  keseriusan pihak Kepolisian dalam menangani kasus dengan nilai kerugian korban mencapai miliaran rupiah itu.

"Sebab dengan ditangkapnya si kembar Rihana-Rihani maka kasus PO iPhone ini menjadi terbuka dan aliran dana yang diduga merugikan reseller senilai Rp 35 miliar itu dapat dituntaskan. Di pihak lain, menurut PPATK yang telah menelusuri transaksi dari si kembar, nilainya lebih tinggi yakni Rp 89 miliar dan bukti-bukti transaksinya sudah diberikan ke pihak penegak hukum," jelas Ketua IPW.

"IPW mendorong Polda Metro Jaya menerapkan TPPU pada Rihana dan Rihani serta pihak-pihak lain yang menerima dana hasil penipuan secara melawan hukum serta memproses hukum pihak yang melindungi Rihana dan Rihani dalam pelariannya," lanjutnya.

Polda Metro Jaya membeberkan alasan pihaknya tidak melibatkan polisi wanita atau Polwan saat menangkap Rihana dan Rihani di Apartemen Town Residences Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (4/7/2023) dini hari karena proses penangkapan mesti dilakukan secepat mungkin.

Tersangka si kembar Rihana dan Rihani telah mendapat bocoran informasi dari seseorang terkait rencana penangkapan itu.

"Kami mendapatkan informasi juga bahwa yang bersangkutan ini sudah ada yang memberitahu bahwa akan dilakukan penangkapan oleh pihak Kepolisian. Kami dihadapkan pada situasi di mana apabila tidak segera dilakukan penangkapan maka akan kabur lagi," jelas  Kombes Pol Hengki Haryadi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya di Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Dalam situasi seperti itu, penyidik diperbolehkan menggunakan hak diskresi. Utamanya jika tidak diambil keputusan secepat mungkin kedua tersangka Rihana-Rihani berpotensi melarikan diri.

"Karena yang bersangkutan modusnya adalah menyewa apartemen melalui Airbnb, pindah lagi, pindah lagi, pindah lagi. Makanya susah ditangkap ini, cukup licin. Dihadapkan pada situasi seperti itu maka penyidik melakukan tindakan yang dikenal dengan istilah diskresi," ungkap Kombes Pol Hengki Haryadi.

Selain penggelapan uang pembelian iPhone, si kembar Rihana dan Rihani dikabarkan menggelapkan satu unit mobil rental. Seperti unggahan @mazzini_gsp di media sosial Twitter.

"Update. Rihana-Rihani gak cuma nipu soal iPhone senilai 35 M tapi juga penggelapan mobil. Sejak 2018 sewa mobil terus mobilnya dibawa kabur sampe sekarang padahal korban udah lapor ke Polsek Kebayoran Baru. Menurut info korban, pelaku dibacking sodaranya, polisi pangkat AKBP," demikian dikutip Suara.com.

Soal keperlibatan polisi itu telah dijawab Kombes Pol Hengki Haryadi dalam konferensi pers.

"Ada isu soal keterlibatan perwira menengah. Ternyata itu bukan (salah)," jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa (4/7/2023).

Kombes Pol Hengki Haryadi meluruskan bahwa perwira polisi itu bukanbagian dari modus operandi Rihana dan Rihani. Melainkan seseorang yang ikut menjadi korban dalam kasus itu.

"Merupakan bagian dari korban. Ini yang akan kami dalami terus," tukasnya.

Ia tidak membantah soal adanya seseorang yang membantu Rihana dan Rihani kabur. Namun siapa terlibat, ia menolak untuk membeberkannya.

"Informasi darimana dan bagaimana kami menangkap, teknis penyelidikan dan penangkapan tidak akan kami sampaikan di publik. Yang jelas, dini hari Selasa kami bergerak cepat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Tyas Mirasih Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol dan Terlihat Menangis

CEK FAKTA: Tyas Mirasih Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol dan Terlihat Menangis

Metro | Selasa, 20 Juni 2023 | 09:46 WIB

Perkembangan Kasus Si Kembar Viral Lakukan Penipuan Modus iPhone Harga Murah: Dicekal ke Luar Negeri

Perkembangan Kasus Si Kembar Viral Lakukan Penipuan Modus iPhone Harga Murah: Dicekal ke Luar Negeri

Metro | Rabu, 14 Juni 2023 | 18:24 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Timsus Tangani Kasus Penipuan iPhone Murah yang Dilakukan Si Kembar Rihana dan Rihani

Polda Metro Jaya Bentuk Timsus Tangani Kasus Penipuan iPhone Murah yang Dilakukan Si Kembar Rihana dan Rihani

Metro | Sabtu, 10 Juni 2023 | 07:16 WIB

CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Denny Indrayana Ditangkap Akibat Sebarkan Hoax Soal Sistem Pemilu?

CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Denny Indrayana Ditangkap Akibat Sebarkan Hoax Soal Sistem Pemilu?

Metro | Jum'at, 09 Juni 2023 | 07:45 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Oknum Ditangkap dan Ngaku Suruhan Anies Baswedan untuk Hina Istri Wali Kota Surakarta?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Oknum Ditangkap dan Ngaku Suruhan Anies Baswedan untuk Hina Istri Wali Kota Surakarta?

Metro | Selasa, 06 Juni 2023 | 07:41 WIB

CEK FAKTA: Sebut Istri Gibran Budak Sex! Relawan Anies Baswedan Ditangkap

CEK FAKTA: Sebut Istri Gibran Budak Sex! Relawan Anies Baswedan Ditangkap

Metro | Selasa, 30 Mei 2023 | 14:29 WIB

Terkini

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:13 WIB

×