metro

Mario Dandy Satriyo Keluarkan "Senjata": Menangis dalam Persidangan Kasus Penganiayaan Berat Berencana

Metro Suara.Com
Rabu, 05 Juli 2023 | 13:55 WIB
Mario Dandy Satriyo Keluarkan "Senjata": Menangis dalam Persidangan Kasus Penganiayaan Berat Berencana
Mario Dandy Satriyo menatap tajam AGH yang kini disebut sebagai mantan pacar ((Suara.com/Rakha))

Sebelumnya dikenal sebagai sosok jumawa, kekinian ada tetesan air mata Mario Dandy Satriyo dalam sidang kasus penganiayaan berat berencana.

Dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan berat berencana atas anak korban Cristalino David Ozora Latumahina yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (4/7/2023) terdakwa Mario Dandy Satriyo melakukan hal tidak disangka-sangka. Yaitu tersedu meneteskan air mata.

Situasi ini tentu saja berbanding terbalik 180 derajat, mulai konferensi pers di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, saat rekonstruksi, hingga awal-awal persidangan. Di mana ia selalu menampilkan wajah dengan dagu mendongak.

Demikian pula kesaksian para saksi, antara lain menyebutkan beberapa sifat Mario Dandy Satriyo. Seperti konfirmasi, diakui, sampai dengan tidak mau tahu. Disebut terakhir ini contohnya disebutkan terdakwa Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan soal jok motor gede atau moge Harley-Davidson yang rusak dan mesti diganti nominal Rp 4,7 juta.

Dikutip dari kanal News Suara.com, momentum Mario Dandy Satriyo menangis terjadi saat ia mengaku kepada Hakim telah membohongi  penyidik Kepolisian sewaktu dimintai keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Hakim tengah mengkonfirmasi isi BAP Mario Dandy Satriyo di Polda Metro Jaya. Dalam BAP itu, Mario menyebut Shane Lukas seperti memprovokasinya untuk menganiaya anak korban Cristalino David Ozora Latumahina.

"Ini di BAP pemeriksaan Saudara sebagai saksi. Saya jelaskan kembali: kami parkir mobil dipanggil jalan untuk menuju lokasi yang dikirim D. Sampai di lokasi kami masih di dalam mobil, lalu Shane tanya ke saya, "Entar gue ngapain, Den? Mau gue ikut pukulin juga? Lalu saya jawab, "Entar lu videoin aja", ada nggak ngomong begitu?" tanya Hakim sembari membacakan isi BAP Mario Dandy Satriyo.

Dengan nada lirih, Mario Dandy Satriyo menyatakan, "Yang saya tulis di BAP itu bohong, Yang Mulia."

"Bohong ini? Nggak bener ini?" demikian dipertanyakan oleh Hakim.

"Saya membuat skenario bahwa Shane ini yang membuat saya panas sampai ujung-ujungnya saya pukulin David. Saya terprovokasi sama Shane, saya mau bikin skenario seperti itu. Cuma saat ini saya mau berkata sesungguhnya apa yang terjadi," lanjut Mario Dandy Satriyo sambil menangis.

Shane Lukas menangis dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023) , menyatakan gagal menghalangi Mario Dandy Satriyo menganiaya David Ozora secara brutal [(Suara.com/Rakha)]
Shane Lukas menangis dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023) , menyatakan gagal menghalangi Mario Dandy Satriyo menganiaya David Ozora secara brutal (sumber: (Suara.com/Rakha))

Melihat Mario Dandy Satriyo menangis, Shane Lukas yang duduk di kursi terdakwa ikut meneteskan air mata.

"Jadi jawaban Saudara di BAP ini nggak benar?" sergah Hakim.

"Saya bohong di situ Yang Mulia," jawan Mario Dandy Satriyo.

"Berani amat kamu di depan penyidik bohong," terdengar suara Hakim meninggi, ditujukan kepada Mario Dandy Satriyo.

"Saya bohong Yang Mulia," jawab Mario Dandy Satriyo dengan kepala menunduk.

"Sebenarnya ia nggak ngomong gitu. Dia diam doang," lanjut Mario Dandy Satriyo soal provokasi yang disebut-sebut dilancarkan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan.

Saat tiba gilirannya menjadi saksi untuk terdakwa Mario Dandy Satriyo, saat ditanya Hakim, Shane Lukas menyatakan sembari menundukkan kepala, "Menyesal Yang Mulia."

Mendengar pengakuan Shane Lukas, Mario Dandy Satriyo  yang duduk di kursi terdakwa di samping pengacaranya ikut menangis, mengusap wajahnya beberapa kali.

Baca Juga: Viral Wulan Guritno Dikabarkan Goodbye dari Sabda Ahessa, Penggantinya Kira-Kira Mesti Begini

Shane Lukas mengambil sapu tangan dari balik kantong celananya untuk menyapu air matanya. Dengan nada bergetar  menjawab pertanyaan-pertanyaan Hakim dalam persidangan.

"Mengapa Saudara waktu pertama kali (Mario) menendang tidak dipisahkan. Keras sekali itu pukulannya, kan? Benturan itu terdengar tidak?" tanya Hakim.

Shane Lukas menyatakan sudah mencegah agar tidak semakin brutal. Akan tetapi upayanya tidak berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI