Bukan untuk merasa berkuasa, Mario Dandy Satriyo sebutkan alasan ini saat gonta-ganti pelat nomor polisi.
Masih ingat petikan wawancara Deddy Corbuzier dengan Jonathan Latumahina dalam podcast Close The Door yang menyebutkan Jeep Wrangler Rubicon barang bukti di Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan bisa raib dan kembali lagi dengan nomor berbeda?
Dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan berat berencana atas Cristalino David Ozora Latumahina (17) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (4/7/2023), terdakwa Mario Dandy Satriyo (20) mengakui di depan Hakim Ketua Alimin Ribut Sujono. Bahwa benar adanya ia melakukan penggantian pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Dikutip dari kanal News Suara.com, terdakwa Mario Dandy Satriyo menyatakan sederet fakta soal TNKB alias pelat nomor kendaraan. Mulai penggantian yang dilakukan atas perintahnya kepada terdakwa Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan (19), hingga nomor istimewa atau spesial kepada Anastasia Pretya Amanda, seorang perempuan yang kini menjadi mantan pacar. Sekaligus saksi dalam sidang lanjutan kasus ini.
"Saya bikin pelat palsu itu nggak satu doang. Saya bikin pelat palsu atas nama Amanda juga, namanya kan Pretya saya bikin P 123 TYA terus di-story-in sama dia. Terus dia juga tahu ada pelat B120 DEN," jelas Mario Dandy Satriyo.
Pelat nomor "B120 DEN" inilah yang diperbincangkan di media sosial serta Jonathan Latumahina, ayah dari anak korban Cristalino David Ozora Latumahina--dianiaya Mario Dandy Satriyo hingga menjalani perawatan di ruang ICU selama 56 hari karena mengalami koma, cedera serius di bagian otak--saat berbincang dengan Deddy Corbuzier.
Pelat nomor "P 123 TYA" yang dibaca "Pretya" bisa memberikan petunjuk Mario Dandy Satriyo bila memberikan kado kepada seseorang yang dianggap istimewa tidak tanggung-tanggung. Terasa khusus, karena dalam dunia otomotif, pelat nomor atau TNKB seperti ini termasuk personalisasi. Sebuah kekhasan atas barang pribadi dengan identifikasi tidak umum atau dipunyai orang lain.
Kembali ke sidang pengadilan, Hakim menanyakan maksud Mario dandy Satriyo berganti-ganti pelat nomor palsu.
"Biar keren atau karena Saudara berkuasa gitu atas segala sesuatu?" demikian pertanyaan Hakim dalam sidang lanjutan pada Selasa (4/7/2023).
"Bukan, nama saya di Instagram kan "Broden", nah itu nama mobilnya biar jadi Broden aja, B 120 DEN," jawabnya.
Soal penggantian nomor polisi Jeep Wrangler Rubicon sendiri setelah kejadian penganiayaan berat dilakukan Mario Dandy Satriyo kepada Cristalino David Ozora Latumahina di sebuah kawasan perumahan elite bilangan Ulujami, Jakarta Selatan pada 20 Februari 2023, dilakukan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan.
Jeep Wrangler Rubicon yang menjadi barang bukti di kantor Polisi dibawa ke luar lokasi dengan dalih Shane Lukas menjemput AGH (15) di sekolah. Sebelumnya, Mario Dandy Satriyo menyuruh Shane Lukas mengganti pelat nomor kendaraan itu dengan nomor polisi kendaraan Vespa.
"Karena waktu itu saya takut sama Polisi, sudah ditahan (Polsek Pesanggrahan). Jadi saya pikir waktu dijemput Polisi nanti sudah nggak mobil lagi di situ," kata Mario Dandy Satriyo.
Di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Shane Lukas menjelaskan kepada Polsek Pesanggrahan bahwa ia mengajukan diri untuk menjemput AG atau AGH, pacar Mario Dandy Satriyo, yang akan dipanggil sebagai saksi. Akan tetapi tidak ada kendaraan sehingga minta menggunakan Jeep Wrangler Rubicon.
Dalam perjalanan menuju Polsek Pesanggrahan, AG menyarankan kepada Shane Lukas untuk mampir ke rumah Mario Dandy Satriyo terlebih dulu dan mengganti pelat nomor Jeep Wrangler Rubicon.
"Terus dia bilang, "Ke rumah Dandy dulu ya, ganti pelat nomor, terus saya bilang itu bensinnya E, dibawalah ke Pertamina, Yang Mulia," lanjut Shane Lukas.
Hakim menegaskan, siapa pihak yang menyuruh Shane Lukas mengganti pelat nomor itu. Ia menjawab Mario Dandy Satriyo sudah lebih dulu menyuruhnya untuk mengganti pelat nomor Jeep Wrangler Rubicon warna hitam sewaktu di tahanan.
"Di Polsek Yang Mulia, kalau nggak salah, bilangnya gini,"Shane nanti kalau udah ini tolong gantiin pelat nomor gua dong". Saya iya-iya doang," tandasnya.
"Nanti lu mampir, jadi pas habis jemput AG lu mampir ke rumah gua tuker dulu pelat nomornya," demikian Shane menirukan ucapan Mario Dandy Satriyo yang dilakukannya sesuai permintaan.
Inilah jawaban dari teka-teki ke mana Jeep Wrangler Rubicon raib saat ditetapkan sebagai barang bukti, dan kemudian muncul lagi dengan TNKB lain.
Mario Dandy Satriyo Mengakui Ganti Pelat Nomor Mobil Jeep Wrangler Rubicon, Pernah Bikin Spesial Buat Mantan Pacar
Metro Suara.Com
Rabu, 05 Juli 2023 | 10:13 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Biaya Perbaikan Jok Harley-Davidson Rp 4,7 Juta Membuat Shane Lukas Tunduk kepada Mario Dandy Satriyo?
04 Juli 2023 | 18:24 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI