Beredar kabar detik-detik Saddil Ramdani dicoret dari daftar Timnas oleh Shin Teo-yong.
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube Kabar Bola Terkini, dengan video berdurasi 6 menit 31 detik dan sudah ditonton hingga 2.300 kali, benarkah kabar itu?
Pada thumbnail video yang disebarkan itu tertulis "STY jamin akan bungkam mulut sombong Saddil di kandang barunya".
Selain itu, pada judul video bertuliskan "BERLANGSUNG DETIK-DETIK SADDIL RAMDANI DI CORET DARI DAFTAR TIMNAS OLEH STY ~ KABAR BOLA TERKINI".
Tim Metro Suara melakukan penelusuran video itu untuk mendapatkan fakta sesungguhnya.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video itu menjelaskan tentang Saddil Ramdani yang diminta berbicara baik-baik dan meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
"Dikirtik netizen saddil ramdani lebih gacor di klub Sabah FC demi tampil apik di Timnas Indonesia," ucap narator.
Tidak ada bukti ditemukan yang membenarkan judul maupun narasi berita pada thumbnail video.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Drama China Fantasi di iQIYI yang Cocok Temani Liburanmu
Kanal YouTube itu juga tidak menunjukkan bukti Saddil Ramdani dicoret dari daftar Timnas Indonesia oleh Shin Teo-yong.
Ditelusuri melalui akun instagram @saddilramdanii, tidak ditemukan informasi bahwa Saddil dicoret dari daftar Timnas Indonesia.
Selain itu, dikutip dari situs transfermarkt.com, Saddil Ramdani masih terdaftar sebagai pemain sepak bola kewarganegaraan Indonesia bukan Malaysia.
Namun, memang sedang berkarir di Liga Malaysia bersama Sabah.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa berita Saddil Ramdani dicoret dari daftar Timnas Indonesia oleh Shin Teo-yong adalah berita bohong dan dikategorikan sebagai kabar hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].