Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan setelah viral keberadaan sinagoge atau tempat ibadah orang Yahudi.
Keberadaan sinagoge tersebut terlihat melalui platform Google Earth. Terlihat jelas tulisan "Sinagoge" di sana.
Bangunan sinagoge berwarna putih biru dan berlokasi dekat dengan perkebunan.
Di sebelah sinagoge, terdapat bangunan asrama Annur dan asrama Al-Musthofa, serta gedung serbaguna Al Akbar dan Stadion Al Zaytun Indramayu.
![Sinagog Ponpes Al-Zaytun Indramyu. [Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/07/11/1-sinagog-ponpes-al-zaytun-indramyu-istimewa.jpeg)
Sebelumnya beredar video para santri Ponpes Al Zaytun mempersembahkan salam dan lagu Yahudi yang dikenal dengan lagu "Hevenu Shalom Aleichem".
Panji Gumilang kemudian menjelaskan alasan di balik hal tersebut. Menurutnya, para santri diminta untuk menyanyikan lagu "Hevenu Shalom Aleichem" karena salam dalam bahasa Ibrani tersebut dapat digunakan sebagai lirik lagu.
Sementara itu, salam "Assalamualaikum" yang merupakan salam dalam agama Islam tidak boleh dinyanyikan.
"Saya menyanyikannya karena itu dapat dilagukan. Assalamualaikum tidak boleh dinyanyikan, padahal 'Hevenu Shalom Aleichem' memiliki arti yang sama dengan 'Assalamualaikum'," kata Panji Gumilang, dikutip Selasa (11/7/2023).
"Perbedaannya adalah Assalamualaikum tidak boleh dinyanyikan, tetapi lagu ini boleh dinyanyikan karena memiliki nada dan not yang sesuai," ungkap Panji Gumilang dalam program Kick Andy beberapa waktu lalu.