Presiden FIFA, Gianni Infantino dikabarkan telah mengumumkan keputusan akhir FIFA untuk menggunakan stasion JIS sebagai tempat grand opening atau pembukaan Piala Dunia U-17.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube POLITIK NEGARA yang mengunggah video berjudul "Anies penuh bahagia !! Presiden FIFA resmi tunjuk JIS jadi grand opening Piala Dunia U17,rezim panas".
Sementara itu, pada thumbnail terdapat narasi yang berbunyi, "KEPUTUSAN FINAL FIFA, PRESIDEN GIANNI PASTIKAN JIS JADI TEMPAT PIALA DUNIA U17".
Terlihat beberapa orang seolah tengah menggelar konferensi pers. Disebutkan pula jika kabar tersebut siaran langsung dari Swiss.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 97.000 penayangan. Namun, benarkah FIFA memutuskan untuk memakai JIS sebagai tempat pembukaan Piala Dunia U-17?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebut Presiden FIFA menunjuk JIS menjadi tempat grand opening Piala Dunia U-17 adalah informasi salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik di atas, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun penjelasan dari sumber kredibel yang menyatakan bahwa JIS digunakan sebagai tempat pembukaan Piala Dunia U-17.
Namun, sepanjang video hanya berisi cuplikasn Gianni Infantino berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan terjemahan yang tidak sesuai.
Baca Juga: Benarkah Asnawi Mangkualam Setujui Permintaan Jokowi dan Gabung dengan Klub Premier League?
Dalam cuplikan itu, Gianni Infantino hanya memuji kehebatan sepak bola Indonesia. Namun, tidak ada pernyataan yang menyebut bahwa Presiden FIFA tersebut menunjuk JIS sebagai tempat pembukaan untuk Piala Dunia U-17.
Selain itu, foto yang digunakan pun tidak sesuai dan tidak berkaitan dengan isu Piala Dunia U-17. Isi video terbukti tidak selaras dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Presiden FIFA menunjuk JIS sebagai tempat grand opening Piala Dunia U-17 merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].