I Left My Heart in San Francisco, Para Penggemar Tony Bennett Bakal Menjadikan Lagu Ini untuk Mengenang Kepergiannya

Metro Suara.Com
Sabtu, 22 Juli 2023 | 18:11 WIB
I Left My Heart in San Francisco, Para Penggemar Tony Bennett Bakal Menjadikan Lagu Ini untuk Mengenang Kepergiannya
Tony Bennett dan 19 Grammy Awards yang diterimanya serta berbagai penghargaan ((Instagram/@itstonybennett))

Penyanyi jazz kenamaan Tonny Bennett mengembuskan napas terakhir di usia 96 tahun.

"I left my heart in San Francisco/High on a hill, it calls to me/To be where little cable cars climb halfway to the stars" demikian bunyi sepenggal lirik dari lagu "I Left My Heart in San Francisco" yang dibawakan penyanyi jazz kenamaan Tony Bennett, perdana di 1962.

Tak cuma lagu ini, ia membawakan sederet lagu jazz berjudul nama-nama kota dan tempat berkontemplasi, yang membuat penggemarnya serta penyuka travelling mendatangi destinasi itu, seperti "New York State of Mind", "Chicago", "From the Candy Store on the Corner to the Chapel of The Hill", "MacArthur Park", "In the Middle of an Island", "Hushabye Mountain", hingga ini yang menjadi impian untuk ke luar angkasa: "Fly Me to The Moon".

Kabar duka datang dari dunia musik jazz, salah satu penyanyi legendarisnya, Tony Bennett berpulang pada Jumat (21/7/2023) di kediamannya, New York, Amerika Serikat.

Penyanyi senior bernama lengkap Anthony Dominick Benedetto yang lahir 3 Agustus 1926 ini didiagnosa mengidap Alzheimer pada 2016, namun terus semangat menggelar konser.

Sebelumnya, pada 2014 ia berkolaborasi bersama Lady Gaga membuat sebuah lagu jazz bertajuk "Nature Boy".

Dikutip dari kanal Entertainment Suara.com, dalam dunia seni, Tony Bennett juga menjadi pelukis dan memamerkan karyanya menggunakan nama lahirnya, Anthony Benedetto.

Kemudian ia juga aktif di dunia politik bersama Partai Demokrat, serta menjadi pendiri Frank Sinatra School of the Arts, New York.

Tony Bennett muda dengan andalan lagunya yang ikonik
Tony Bennett muda dengan andalan lagunya yang ikonik "I Left My Heart in San Francisco" (sumber: (Instagram/@itstonybennett))

Uniknya, malang-melintang sebagai musisi jazz legendaris, awalnya Tony Bennett bekerja sebagai penyanyi merangkap pelayan bar dengan nama Joe Bari. Kemudian bergabung ke night club milik Pearl Bailey pada 1949 dan menjadi penyanyi klub itu.

Mulai 1950 ia menggunakan nama panggung Tony Bennett dan melejit mendunia bersama lagu legendarisnya sepanjang masa "I Left My Heart in San Francisco" (1962). Sederet penghargaan pun mengalir mewarnai kariernya, seperti meraih 19 gelar Grammy Awards dari masa ke masa.

"Saya seneng menghibur para pendengar saya, membuat mereka melupakan masalah yang tengah dihadapi," demikian papar Tony Bennett pada 2006 sebagaimana dikutip Metro Suara.com dari Association Press.

Selamat jalan, Tony Bennett. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI